Banjir Penyebab Adanya Dugaan Pemerasan

Sumatrapost.co – Demak – Pada hari Senin tgl 28 Desember 2020 awal dari kejadian adanya dugaan pemerasan yang di lakukan oleh oknum warga di Desa Sumberejo Bonang kabapaten .demak Jateng .

Sumber berita dari warga Desa Sumberejo memaparkan awak media dan KANNI PINCAP Demak, dimana saat itu ada mediasi terkait permasalahan warga dan H Nurhadi alamat desa sukodono yang saat ini menjadi korban , bermula saat itu ada undangan surat no 474/2619/XII/2020 acara klarifikasi terkait sawah namun apa yang di dapat H Nuradi di balai desa .

“, H Nurhadi pemilik lahan sawah di Desa Sumberejo , warga menuntut atas penyebab banjir di lahan sawah milik mereka,

“, Padahal dia mengatakan penyebab banjir itu adalah faktor alam yang mana pada akhir bulan Desember 2020 cerah hujan tinggi ada banjir karena hujan dan luapan air dari sungai saya sendiri garapan sawah ada 4 ,5 hektar di daerah yang terkena dampak banjir ,

Baca Juga :  Antisipasi Kunjungan Jokowi, ini yang Disiapkan Polres Kendal dan Kodim Kendal

“, Kejadian tersebut bermula dengan kelompok tani yang saat itu ber anggotakan 15 orang menarik iuran per 1 lahan 200 ribu ,

,” Saya pun memberikan sejumlah uang yang mana dia sendiri saat itu mengharap lahan sawah juga sebesar 2 juta dan kebetulan saat itu saya juga sebagai yang di percaya untuk mengelola pompa air , tuturnya.

,” Nurhadi menambahkan , Saya sendiri melakukan itu untuk mengurangi dampak banjir namun setelah jalan beberapa hari mesin pompa mati dan itupun sudah berusaha ia perbaiki sendiri karena keterbatasan biaya serta dia banyak mengeluarkan uang untuk pekerja dan alat yang saat itu sudah tidak tercover saya mengambil alat tersebut , itu alat yang saya pakai hanya 1 milik saya sendiri .

Baca Juga :  Begini Cara Serma Samuel Dan Sertu Aswan Dalam Menerapkan PPKM di Wilayahnya

,” Sedangkan yang 3 lagi alat pompa di kelola warga lain , namun apa yang ia dapat malah di tuduh penyebab banjir dan kerugihan lahan warga kalau rugi saya pun rugi karena saya sendiri ada lahan di situ juga , apa mungkin saya membuat lahan saya sendiri rusak , tandasnya .

Pada hari kamis 4 – 3 – 2021 H Nurhadi memberikan keterangan kepada awak media dan ketua KANNI Komite Avokasi Hukum Nasional Indonesia PINCAP Demak di rumahnya .

Baca Juga :  FWLJ Gandeng Badan Amil Zakat Kota Semarang Rencanakan Giat Sosial

,” Saya saat itu juga sudah mengeluarkan uang sebesar 53.750.000 kepada oknum warga yang saat itu memaksa dia untuk membuat surat pernyataan juga di ancam saya akan penjarakan . imbuhnya .

Berdasarkan keterangan tersebut Tim awak media bersama KANNI menemui lurah sumberejo untuk koordinasi di balai desa dan menurut pak lurah emang saat itu ada permasalahan dengan kelompok tani dan sudah di mediasi serta clear katanya .

,” Sampai saat ini belum ada perkembangan yang berarti ,atas dasar melaporkan pengaduan ke polres Demak no SP2HP/06/1/2021 atas dugaan pemerasan dan pencemaran nama baik dia mengharapkan agar laporannya dapat di tindak lanjuti dan menemukan ke Adilan , Jelasnya . ( Mulyadi )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here