Bawaslu Nyalimu Diuji

Oleh: Agustiawan

SumateraPost, PESISIR BARAT – Keberanian Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Pesisir Barat sepertinya masih diuji, sebab diduga mereka sengaja membiarkan Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 2, melakukan pertemuan tanpa mengantongi izin.

Dari berbagai sumber yang berhasil dihimpun, hampir setiap hari calon nomor urut 2 menggelar pertemuan dengan warga, khususnya kaum hawa,dalihnya pengajian. Anehnya pertemuan itu tak terendus, Bawaslu kecolongan.

Kecolongan, ataukah Bawaslu telah bermain mata dengan Paslon nomor 2, Bukankah personil Bawaslu Pesibar tersebar di pelbagai pelosok desa, kalau tak terendus atau kecolongan sangat aneh dan ajaib.

Sebagai pengawas Pilkada seyogyanya Bawaslu peka dan harus banyak menggali informasi, dan jangan pula hanya menerima laporan Asal Bapak Senang (ABS).

Contoh teranyar dan sebagai bukti Bawaslu tak bergigi, dalam satu pekan ini, telah terjadi beberapa kali pertemuan yang dilakukan pasangan nomor urut 2 yang dihadiri Calon Bupati dan Wakilnya

Lalu apa kata Bawaslu, lagi dan lagi belum mendapat laporan dari personilnya. Akan ditelusuri, jika terbukti akan diberikan peringatan. Jawaban inilah yang dilontarkan Bawaslu menjawab pertanyaan publik.

Alangkah indahnya jika pemilihan kepala daerah bupati dan wakil bupati Pesisir Barat 9 Desember mendatang , diawali dengan kampanye dengan memenuhi aturan penyelnggara agar tidak menyinggung dan mencederai Paslon lain.

Agar tercipta kampanye damai,indah dan terbebas dari intimidasi, peran Bawaslu sangatlah dinanti. Bawaslu harus tegas, berlaku adil, jangan berpihak, tegakkan aturan sesuai peraturan, dan sekali lagi , jangan bermain mata.

Dan jika kampanye damai telah dimulai, niscaya pemilu kada untuk menentukan pemimpin Pesisir Barat selanjutnya akan berlangsung damai, dan hasilnya akan melahirkan pemimpin yang pandai.

Sekali lagi, Bawaslu diminta tak keliru menanggapi berbagai masukan dari berbagai kalangan, termasuk kritikan dari media. Apa yang disampaikan media tak lain untuk kebaikan bersama, demi terciptanya Pemilu Kada yang damai.

Jikalau kembali terulang ada Paslon menggelar pertemuan terbatas dan belum mengantongi izin dari aparat terkait, akan sangat indah jika Bawaslu bergerak untuk menghentikannya.

Begitu juga dengan Paslon lain yang telah mengantongi izin kampanye, janganlah melanggar aturan, jikalau melanggar aturan, Bawaslu wajib bertindak. Bawaslu, agar kalian tak dicaci dan di benci nyalimu diuji.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here