Baznas Dorong Pemkot Bogor, Berlakukan Perwali No 118

Sumatera Post, Bogor – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bogor, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor agar Peraturan Walikota (Perwali) No 118 tahun 2020 tentang pemotongan zakat ASN dan BUMD segera di berlakukan.

“Semua program Baznas Kota Bogor, berupa bantuan kembali kepada warga. Artinya banyak membantu Pemerintah,” kata Wakil Ketua Baznas Kota Bogor Rusli Saimun didampingi Ketua Chotib Malik Selasa (17/11/2020).

Menurutnya, saat pandemi Covid- 19 di bulan Mei hingga Juli, Baznas telah memberikan bantuan lebih 7000 Mustahid berupa 17 ton beras atau 3400 penerima, termasuk bantuan bumbu masak ke Majelis Taklim dan masjid. Setelah lebaran dibulan Juli, Baznas kembali menyalurkan bantuan berupa 1250 paket sembako bersumber dari bantuan Perumda Tirta Pakuan.

Baznas selalu berupaya membagikan sembako tepat sasaran dan tak terjadi tumpang tindih. Rusli mencontohkan, bagi yang mendapat bantuan seperti PDAM misalnya, tak akan dapat lagi menerima bantuan lain. “Baznas terus berupaya menyalurkan bantuan tepat sasaran dan kecil kemungkinan data tumpang tindih,” kata Rusli.

Lebih lanjut dijelaskan, sesuai aturan dari Baznas Pusat maupun Walikota Bogor hampir semua program Baznas Kota Bogor di alokasikan untuk Covid- 19. Apapun nama program, bantuan untuk Corona dalam membantu pemerintah mengatasi Pandemi covid-19.

Disamping itu, Baznas Kota Bogor juga memberi 60 orang saat Asimilasi pada tahanan penjara Paledang sebanyak Rp 500 ribu/ orang selama dua bulan. Bantuan itu diberikan khusus warga Bogor yang menjadi warga binaan.

Jumlah tersebut, berdasarkan data yang di peroleh dari Kanwil lembaga pemasyarakatan Jawa barat dan dicocokan dengan data di penjara Paledang. Asimilasi itu berjumlah 45 orang, jumlah tersebut, ternyata ada penambahan jumlah sebanyak 15 orang hingga berjumlah 60 orang

Rusli lebih jauh menjelaskan program Baznas Kota Bogor saat jelang idul Fitri, Baznas Kota Bogor, menyalurkan bantuan di Rambai Bogor Utara. “Pada awal April hingga Juni, Baznas Kora Bogor melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa tempat,” katanya.

Namun belakangan, apa yang dilakukan Baznas berupa penyemprotan disinfektan diminta Pemkot bergabung bersama gugus tugas Covid- 19, secara bersama sama.

“Pas Ramadhon tim Gugus tugas diminta bergabung penyemprotan disinfektan. Sebelumnya, Baznas menyemprot sendiri hampir di 250 masjid,” kata Rusli

Rusli mengatakan, beberapa bantuan lain selama Covid- 19, membantu rumah sakit, mengirim buah buahan untuk tenaga medis agar mereka senantiasa sehat. Termasuk semua Puskesmas sekota Bogor dan RSUD dapat kiriman buah buahan.

Tak hanya itu, Baznas juga memberikan sabun pencuci tangan dibeberapa tempat termasuk pasar, hasil kerja sama dengan Perumda Pasar Jaya.

“Diawal pandemi Covid- 19, Baznas memberikan bantuan berupa handsanizer sebanyak 3000 ribu lebih untuk membantu pemerintah Kota Bogor,” pungkas Chotib Malik.(Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here