Baznas Kabupaten Labusel Salurkan Bantuan Kepada 100 Lansia

SumateraPost – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Labuhan Batu Selatan kembali melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan bagi lansia (lanjut usia) se-Labusel , di Kotapinang, Kamis (25/06/2020).Penyerahan bantuan diberikan secara simbolis kepada 100 orang lansia dengan besaran masing-masing Rp 300.000,00.

Sasaran utama distribusi ini adalah masyarakat miskin khususnya lansia dan disabilitas. Sebanyak
100 lansia dan disabilitas menjadi prioritas untuk dapat menerima bantuan. Hal ini dikarenakan mereka yang lebih membutuhkan bantuan dengan kondisi fisik dan pikiran mereka yang sudah menurun.

Ketua baznas Labuhanbatu Selatan H. Khaldunsyah juga berharap kegiatan ini tentunya dapat terus berlanjut. Dan yang tak kalah pentingnya lagi, kita harapkan adalah kesadaran para muzakki untuk menunaikan kewajibannya membayar zakat, sehingga nantinya penyaluran dan santunan juga bisa meningkat. Keberadaan Baznas pun akan semakin dapat dirasakan masyarakat manfaatnya sekaligus membantu tugas pemerintah dalam mempercepat upaya pengentasan kemiskinan.

Salah satu mustahiq yang mendapatkan bantuan dari Baznas mengatakan, Terimakasih atas bantuan yang di berikan Baznas kepada kami, bantuan ini sangat berarti buat kami, semoga bantuan seperti ini tidak hanya sampai disini saja akan tetapi terus di lakukan.” tuturnya.

Hal senada di katakan Safi Ependi, seorang kakek mustahiq dari Kelurahan Kotapinang, dengan mendapatkan bantuan berupa uang sebesar Rp.300.000 ,sangatlah bermanfaat bagi kami. semoga pengurus Baznas Labuhan Batu Selatan selalu di berikan kesehatan, panjang umur dan di murahkan rezekinya serta dilimpahkan pahala yang setimpal, ucap nenek yang mendapatkan bantuan.

Di waktu bersamaan Wakil Ketua Baznas Labuhan Batu Selatan
Irwansyah .S. SOS, M. AP, juga mengatakan dengan adanya program seperti ini dapat meringankan beban masyarakat kita yang memang tidak mampu ini. Oleh karenanya, kita juga berharap santunan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik – baiknya oleh para penerima manfaat dan tidak digunakan untuk hal – hal yang tidak bermanfaat atau semestinya tidak perlu, bahkan terkesan mubazir” tutup Irwansyah.

(Hendra Harahap)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here