Bela Adik Tusuk Sopir Angkot, Diamankan Tekab 308

Sumaterapost – Tidak kurang dari 24 jam pasca penusukan sopir angkat jurusan Tanjungkarang- Sukarame, Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung (Balam) berhasil membekuk Anggiat T Sipahutar (40) pelaku penusukan. Warga Jalan Tirtayasa, Sukarame, Balam tersebut diamankan Tekab 308 pada Sabtu (28/10) dini hari.
 
Kurang lebih 24 jam pasca penusukan, kami telah berhasil mengamankan tersangka di rumahnya di Jalan Tirtayasa pada Sabtu (28/10) dini hari sekitar pukul 04.00 Wib,” kata Kapolresta Balam Kombes Murbani Budi Pitono, Sabtu (28/10).
 
Murbani menjelaskan, setelah diringkus tersangka saat ini tengah menjalani pemeriksaan awal. Terungkap, bahwa kronologi kejadian penusukan berawal saat tersangka melintas di daerah Sukarame. Saat itu tersangka melihat ada keramaian dan ia mendekat. Tersangka melihat kalau ada adiknya yang dipukul oleh korban. Setelah itu, tersangka mengejar pelaku sambil membawa sepucuk pisau.
 
Tersangka yang tak terima adiknya di pukuli lalu menusukkan pisau ke bagian perut korban sehingga korban terluka,” terangnya.
 
Murbani juga menekankan agar semua pihak dapat saling bekerja sama guna menjaga ketentraman Kota Bandarlampung. “Yang penting adalah situasi yang damai dan aman. Kami tidak bisa mengupayakan sendiri tanpa bantuan masyarakat,” jelasnya.
 
Terpisah,  Kasat Reskrim Polresta Balam, Kompol Harto Agung Cahyono menyampaikan bahwa pihaknya telah menunggu tersangka semalaman di areal rumah tersangka.
 
“Kita memang sudah menunggu tersangka di rumahnya. Ternyata dia kebingungan setelah melakukan penusukan itu. Jadi, dia muter-muter dulu sampai akhirnya ia pulang ke rumah saat subuh dan tim kita sudah siap menangkapnya,” jelasnya.
 
Atas perbuatannya, tersangka dikenai pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman selama lima tahun penjara. Kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa seperangkat pakaian pelaku yang dikenakannya saat kejadian penusukan.
 
 “Pelaku ditangkap di rumahnya,” kata Kasat Reskrim Polresta, Kompol Harto Agung Cahyono di Mapolresta, Sabtu (28/10).
 
Dewi, istri sopir yang menjadi korban penusukan,  Anggiat T Sipahutar alias Ucok (40), mengaku kaget saat mendengar kabar tidak sedap yang menimpa suaminya itu. Menurut Dewi, saat dirinya sedang bekerja berada di kantornya, tiba-tiba salah seorang rekan suaminya menelpon dan mengabarkan kalau suaminya mengalami luka tusuk di bagian perut.
 
Ketua Perhimpunan Pemilik dan Pengemudi Angkutan Kota Bandarlampung (P3ABL) Daud Rusdi mengatakan dirinya yang membawa korban ke RS Imanuel.
“Saya membawa korban ini dengan menggunakan sepeda motor dibantu satu orang lagi. Jadi kita bonceng tiga,” jelasnya.
 
Saat itu, lanjut Daud, korban sudah bersimbah darah dan langsung masuk ke ruang UGD (Unit Gawat Darurat). Diketahui, bahwa Korban sudah menjalani profesinya sebagai sopir angkot lebih dari 20 tahun” tutup Daut. (dul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here