Berharap Pembeli Ternyata Penagih Utang Yang Datang, Itulah Di Alami Pemilik Tanah

Sumaterapost co Gowa Sulsel, – Nur Alam Binti Lairi Abdullah pemilik tanah sertifikat yang beralamat Jalan Bontorea Desa Pallangga Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa, merasa di bodohi atau di tipu oleh pengurus tanahnya atas nama (Lk) Muh. A Ghofur.

Awalnya (Pr) Nur Alam di perkenalkan sama temanya, untuk mengurus dan mencarikan pembeli tanahnya, kemudian berlanjut (Pr) Nur Alam di arahkan ke salah satu Notaris yang ada di Makassar untuk membuat surat kuasa menjual, selanjutnya saya tidak tau lagi langkah yang di tempuh saudara Ghofur. ” Ujar Nur Alam pemilik tanah kepada awak media di kediamannya. Selasa, 23/02/2021 Kabupaten Gowa

Baca Juga :  Kapolda Sulsel Terima Kunjungan Silaturahmi Danlanud Sultan Hasanuddin

Berselang empat (4) bulan datang penagi PT PNM kerumah saya mengatakan bahwa gafur, pembayarannya menungga selama empat bulan dan penagi ini ingin menyita rumah saya, ” Ucapnya

Lanjut Nur Alam, dari kejadian ini saya lakukan penyuratan ke Kementrian Hukum dan Ham, dari hasil penyuratan saya, Kementrian Hukum dan Ham membalas surat saya dan memberikan lampiran surat ke saya. Bahkan Kementrian Hukum dan Ham Mengatakan, surat itu adalah sangat cacat hukum dan merugikan negara, ” Ucapnya

Dan saya juga sudah melaporkan ke Polres Gowa dengan nomor B/127/11/Reskrim, Saudari NURALAM selaku pemilik tanah seluas 546 M melaporkan Saudara GAFUR di Polres Gowa selaku Terlapor, pada tanggal 03/02/2021, Jalan Syamsuddin Tunru Nomor 56 Sungguminasa.

Baca Juga :  Kapolda Sulsel Terima Kunjungan Silaturahmi Danlanud Sultan Hasanuddin

Bantahan Lelang, No 5-055/PNM-MKS/II/2021 Surat hak Tanggungan A Ghofur Di Duga Cacat Hukum. Merujuk Pada Intruksi Mendagri No. Tahun 1982 Bahwa surat kuasa mutlak di larang menggunakan dalam proses pemindahan hak atas tanah/jual beli tanah dan tinjauan yuridis penggunaan surat kuasa bahwa kredit atau pada saat penandatanganan perjanjian kredit bertentangan atau tidak di kenal dalam Undang-Undang No.4 Tahun 1996 tentang hak tanggungan artinya surat kuasa jual tersebut tidak mempunyai kedudukan hukum berdasarkan UU No.4 tahun 1996 tentang hak Tanggungan, maka kredit dan pembeli barang tidak mendapatkan perlindungan hukum

Baca Juga :  Kapolda Sulsel Terima Kunjungan Silaturahmi Danlanud Sultan Hasanuddin

perjanjian pembeli tidak memenuhi persyaratan validitas perjanjian sebagaimana di atur dalam pasal 1320 Muh perdata dalam prakteknya

Surat hak tanggungan Abd Ghofur yang di jaminkan pada PT PNM Cabang Makassar diduga syarat cacat hukum, pasalnya pemilik tanah sertifikat nomor 00675 seluas 546 M2 terletak di Jalan Pallangga Raya Bontorea Desa Pallangga Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa atas nama Nur Alam. (Berlanjut)

Laporan : Sahrul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here