Bersinergi Memutus Rantai Penyebaran Covid-19 di Jawa Timur

Sumaterapost.co, Malang – Komandan Korem 083/Bdj Kolonel Inf Zainuddin bersama Kapolresta Malang Kombes Pol Dr. Leonardus Simarmata,S..Sos, S.I.K, M.H., Dandim Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson, Walikota Malang bapak Drs., H. Sutiaji dan Kepala BPBD kota Malang bapak Ali Mulyanto melakukan video conference (vidcon) dengan Pangdam V/Brw Mayjen TNI R. Wisnoe Prasedja Boedi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan serta Sekdaprov Jatim bapak Heru Tjahjono membahas di tengah merebaknya pandemi Covid-19 bertempat di ruang eksekutif Mapolresta Malang, Minggu (29/3/20).

Pada inti vidcon kali ini adalah butuh sinergi unsur TNI-Polri, pemerintah dan masyarakat dalam upaya bergotong royong untuk menangkal penyebaran Covid-19, perlahan tapi pasti akan memberikan nafas baru.

Dalam Vidcon tersebut bapak Pangdam sendiri menekankan tentang peran serta kita semua untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan tindakan bersinergi TNI-Polri dan Forkopimda dalam komitmen, mematuhi serta melaksanakan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dengan isolasi mandiri serta melakukan sterilisasi bagi tamu atau keluarga yang kembali dari berpergian luar kota ataupun luar negeri, tegasnya.

Beberapa kebijakan pemerintah juga disampaikan Gubernur Jatim terkait penanganan Covid-19 ini, dihadapkan sistem pengendalian virus corona yakni “Masyarakat mempunyai peran aktif dalam memutuskan mata rantai virus corona dipenjuru lingkungan tempat tinggal atau tempat aktifitas”, jelasnya.

Lanjut penyampaian dari Gubernur Jatim “Maka dari itu pencarian ataupun pendataan kasus positif di masyarakat, dengan kasus positif di rumah sakit menjadi data penting dan upaya untuk tracing, akan kita perkuat dengan screening, pemeriksaan cepat terkait kontak dekat serta perawatan kasus positif yang ditemukan, melalui isolasi mandiri maupun isolasi di rumah sakit, tegas Bu Khofifah Indar Parawansa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here