Besok, Logistik Putungsura PIlkada Binjai Mulai Didistribusikan

SumateraPost, Binjai – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai siap mendistribusikan surat suara dan seluruh logistik kebutuhan tahapan pemungutan dan penghitunhan suara (putingsura) Piilkada Kota Binjai 2020, mulai Senin (07/12/2020) besok.

“Distribusi logistik rencananya kita lakukan mulai besok pagi,” kata Ketua KPU Kota Binjai, Zulfan Effendi ST, dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (06/12/2020) siang.

Dikatakan Zulfam, distribusi surat suara dan semua logistik pemilihan dari KPU Kota Binjai ke seluruh Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Binjai dilakukan pada 7 dan 8 Desember 2020, yang dibagi dalam dua gelombang.

Baca Juga :  Wisatawan Luar Daerah Serbu Kawasan Wisata di Sergai, Instruksi PPKM Tidak Berlaku

Dalam hal ini, distribusi surat suara dan logistik pemilihan untuk gelombang pertama akan dilakukan pada 7 Desember 2020, serta ditujukan kepada tiga wilayah kecamatan, yakni Binjai Barat, Binjai Kota, dan Binjai Timur.

Sedangkan distribusi surat suara dan logistik pemilihan pada gelombang kedua dilakukan pada 8 Desember 2020 untuk dua wilayah kecamatan, yakni Binjai Utara dan Binjai Selatan.

Baca Juga :  "Jangan Melawan Tuhan" Pesan Rudi Anggota JPKP Kepada Masyarakat Deli Serdang

“Rencananya, keberangkatan truk pengangkut surat suara dan semua logistik pemilihan akan kita lepas Senin (7/12) pagi, dengan disaksikan pihak Bawaslu, kepolisian, dan para perwakilan unsur forkopimda,” seru Zulfan.

Mengenai jumlah surat suara yang didistribusikan, dia mengaku seluruhnya ada sebanyak 182.273 lembar. Jumlah itu meliputi, 179.560 lembar surat suara kebutuhan pokok sesuai jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT), serta ditambah 2,5 persen surat suara tambahan per TPS atau sebanyak 2.713 lembar.

Baca Juga :  Edy Rahmayadi: Terima Kasih Kepada Pemkab Deli Serdang, Berperan Memberikan Kehidupan Yang Lebih Maju Didesanya

“Sedangkan 2.000 lembar surat suara cadangan masih tetap kita simpan. Surat suara cadangan itu hanya akan kita gunakan, jika sampai terjadi pemungutan dan penghitungan suara ulang di tingkat TPS,” terang Zulfan. (andi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here