Bisa aja, Legalitas Wartawan itu Dicabut, Jika Lakukan Pelanggaran Berat

METRO, SumateraPost.co – Wakil Ketua Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung, Wira Hadi Kusuma, SP mengatakan bahwa legalitas seorang jurnalistik atau wartawan harus disertai dengan bukti ketika nama sang wartawan dan media tempatnya bernaung terdaftar di Dewan Pers, penjelasan ini disampaikan pada saat Diskusi Publik Sosialisasi Jurnalistik dengan tema “Peran Media dan Jurnalis Memajukan Visi Kota Pendidikan” di Gedung Wisma Haji Al Khairiyah Kota Metro, 9/9 rabo.

“Bukti seorang wartawan dapat dikatakan wartawan profesional dan berkompeten diantaranya yaitu nama dan medianya telah terdaftar secara faktual di Dewan Pers, karena sebagai syarat bukti bahwa seorang wartawan yang telah memiliki legalitas kompeten dalam menjalankan profesinya, ” kata Wira.

Dalam kesempatan sama, Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan PWI Provinsi Lampung, Juniardi JT, S.Ip, MH menjelaskan, untuk lolos memperoleh gelar kompetensi sebagai seorang wartawan bukanlah perkara mudah.

“Setiap wartawan akan diuji terlebih dulu sebelum ia mendapat gelar kompeten, dalam tahap penyeleksiannya sangat ketat, mereka dituntut harus paham dengan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) sebagai landasan norma saat ia menjalankan profesi dilapangan, ” kata Juniardi.

Juniardi menambahkan, wartawan yang telah mendapatkan gelar kompeten akan mendapatkan id-card sesuai tingkatannya, dan bisa sewaktu-waktu dicabut gelarnya apabila melakukan pelanggaran berat.

“Wartawan yang telah mendapatkan gelar kompetensi tidak semata-mata bisa melakukan apa saja, ia harus mematuhi KEJ, dan gelar tersebut bisa dicabut kapan saja jika wartawan tersebut melakukan pelanggaran yang dapat mencederai nama baik profesi,” pungkas Juniardi dihadapan para wartawan Kota Metro ini. (ganda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here