BLT-DD dan Arogansi Aparat Pekon

Oleh : Agustiawan

SumateraPost – Pandemi Covid 19 Yang Melanda Indonesia khususnya Pesisir Barat sungguh meluluh-lantakkan berbagai dunia usaha, mulai dari petani, buruh, usaha kecil hingga usaha menengah.

Untuk mengatasi dampak pandemi itu pemerintah pusat melalui kementerian terkait melakukan berbagai upaya agar masyarakat yang terdampak tidak putus asa karena kehilangan mata pencaharian.

Upaya itu yakni dengan memberikan bantuan sosial yang bersumber dari keuangan pusat dan daerah.yang dilabeli Bantuan Langsung Tunai (BLT). Sayangnya BLT dimanfaatkan secara tidak benar oleh oknum aparat pekon (desa).

Para oknum itu mengistimewakan sanak famili,kaum kerabat,orang terdekat yang berakibat warga kategori melarat tidak mendapat.Kejadian ini tentunya terkena sorotan masyarakat.

Tak heran pasca pembagian BLT banyak warga yang berhak menerima mengumpat, sebab mereka tidak menerima bantuan pusat yang bersumber dari uang rakyat.

Begitu juga oknum aparat pekon dengan arogansi mereka berkata,tidak semua masyarakat harus mendapat,sesuai hasil musyawarah dan mufakat. Apalagi BLT-DD dananya sangat terbatas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here