BOP Banyak Pengurangan, Bunda Paud Kecewa

0

SumateraPost, Bireuen – Bantuan Operasional Pendidikan(BOP), tahap II telah disalurkan 30 Desember 2019, banyak pengurangan atau pemotongan jumlah murid, tidak sesuai yang diajukan oleh kepala Sekolah, akibatnya bunda Paud merasa kecewa.

Hal ini disampaikan sejumlah Kepala Pendidikan Anak Usia Dini di Bireuen,kepada media ini Selasa (07/01/20) menyebutkan bahwa Bantuan Operasional Pendidikan untuk Tahun 2019, disalurkan dua tahap.

Sesuai jumlah anak diajukan kepala sekolah Rp 600.000/murid ,untuk penyaluran tahap pertama tidak ada pengurangan jumlah anak tetapi anehnya,tahap kedua dikurangi, pemotongan bervariasi.

Ada pula murid atau siswa ditambah tetapi,tidak dibayar,kami cukup kecewa,ujar bunda Paud,saat menerima bantuan dana itu.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Informal Dinas Pendidikan Kebudayaan danĀ  Olahraga Kabupaten Bireuen Muhammad Nasir,yang dikonfirmasi hal ini didampingi Salah seorang stafnya Budi, menyebutkan bahwa bila ada Paud pengurangan jumlah murid atau siswa.

Adanya perhitungan alokasi penyaluran DAK non fisik BOP Paud dari Rekening Kas Umum Daerah ke satuan Paud
,sesuai data riil jumlah anak yang dilayani sesuai dengan data yang ada pada, Dapodik Paud dan Dikmas pada 03 Maret 2019 untuk tahap pertama.

Baca Juga :  Dandim 0104/Atim Peringati Hari Pahlawan di Kota Langsa

30 September 2019,untuk tahap kedua, jadi pengurangan jumlah murid sesuai sertifikasi,dilakukan saat itu sebelum dana Bantuan Operasional Pendidikan disalurkan tahap kedua.

Jadi,pengurangan jumlah murid,berarti pengurangan jumlah dana Bantuan Operasional Pendidikan, disalurkan tahap kedua, sesuai juknis tahap pertama 50 persen dan 50 persen tahap kedua,tambah Nasir (r jibro).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here