BPJamsostek Beri Keringanan Bayar Iuran Hingga 1 Persen

SumateraPost, Binjai – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsotek) memberikan relaksasi (keringanan) pembayaran iuran kepesertaan hingga 99 persen, menyikapi dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Melalui kebijakan itu, maka setiap peserta cukup membayar 1 persen dari total nilai iuran bulanan, dan berlaku untuk seluruh manfaat jaminan sosial yang diberikan BPJamsostek.

Deputi Direktur BPJamsostek Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Panji Wibisana, didampingi Kepala Kantor Cabanh BPJamsostek Binjai, TM Haris Sabri Sinar, dalam keterangannya kepada wartawan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pekan lalu, mengatakan, relaksasi pembayaran iuran kepesertaan sebesar 99 persen tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor: 49 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Iuran Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan selama Bencana Nonalam Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Dalam regulasi tersebut, diuraikan sejumlah aturan, mekanisme, dan persyaratan untuk mendapatkan relaksasi pembayaran iuran, baik bagi peserta, maupun pihak yang berencana mendaftarkan diri sebagai peserta.

“Bagi yang sudah menjadi peserta BPJamsostek, mereka cukup memastikan telah membayar iuran sampai dengan Juli 2020. Maka iuran di bulan berikutnya secara otomatis menjadi 1 persen dari yang selama ini dibayarkan,” kata Panji.

Sedangkan bagi peserta baru, menurutnya, mereka cukup membayar dua bulan iuran sesuai dengan gaji yang dilaporkan. Sehingga dengan adanya peraturan baru ini, maka iuran yang akan dibayarkan hanya 1 persen.

“Sebagai contoh, jika iuran bulanan yang dibayar itu Rp 15.800,-, maka untuk 1 persenmya, peserta cukup membayar iuran Rp 158,- perbulan. Sangat kecil sekali jika kita mau bandingkan dengan segudang manfaat yang diberikan BPJamsostek,” terang Panji.

Secara khusus dia menyebut, relaksasi pembayaran iuran oleh BPJamsostek, adalah upaya pemerintah memberikan solusi terhadap persoalan ekonomi yang dihadapi pengusaha dan pekerja masyarakat dan pengusaha, sebagai dampak pandemi Covid-19.

“Walaupun nilai pembayaran iuran bulanan hanya sebesar 1 persen, namun kita menjamin tidak ada pengurangan manfaat,” tegas Panji, yang mengaku kebijakan ini akan terus berlaku selama pandemi Covid-19 hingga terbitnya regulasi terbaru. (andi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here