BPJamsostek Salurkan Santunan Kematian Korban Begal di Langkat

SumateraPost, Binjai – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) akhirnya menyalurkan dana santunan kematian senilai Rp 147, 52 juta kepada Almarhumah Rani Anggraini, warga Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang menjadi korban begal sadis, pada 23 September 2020 lalu.

Selain dana santunan kematian, BPJamsostek juga memberikan beasiswa pendidikan senilai lebih dari Rp 170 juta kepada anak Almarhumah Rani Anggraini, hingga menyelesaikan jenjang pendidikan strata-1.

Dana santunan kematian dan beasiswa pendidikan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Langkat, H Syah Afandin, kepada Nurwahyuda (27), tidak lain suami sekaligus ahli waris Almarhumah Rani Anggraini, di Aula Kantor Bupati Langkat, Selasa (20/10/2020) pagi.

Kegiatan turut disaksikan Deputi Direktur BPJamsostek Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Panji Wibisana, Kepala Kantor Cabang (Kakancab) BPJamsostek Binjai, TM Haris Sabri Sinar, dan Pimpinan Cabang PT Bank BNI (Persero) Tbk Stabat.

Deputi Direktur BPJamsostek Sumbagut Panji Wibisana, menyatakan, dana santunan tersebut bukanlah pengganti rasa duka pihaknya kepada ahli waris, melainkan upaya meringankan beban psikologi dan ekonomi yang ditanggung keluarga Almarhumah Rani Anggraini.

“Ini adalah wujud nyata kehadiran negara kepada masyarakatnya yang tertimpa musibah,” ungkapnya.

Menurut Panji, manfaat keikutsertaan masyarakat, khususnya pekerja, dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan relatif besar. Mulai dari jaminan biaya perobatan atas kecelakaan kerja yang tanpa batas, iuran relatif murah, hingga nilai santunan yang terbilang besar.

“Pada perinsipnya, BPJamsostek adalah perpanjangan tangan negara dalam upaya menjamin kehidupan sosial warga negaranya. Artinya, BPJamsostek selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang terdaftar sebagai peserta,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Rani Angraini merupakan salah seorang pekerja Arianto Ternak, yang ditemukan tewas di areal perkebunan kelapa sawit PT LNK Kebun Padang Brahrang, tepatnya di Dusun VI Jenggikumawar B Tanjungbelok, Desa Tanjungmerahe, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, pada 23 September 2020 lalu.

Dari hasil penyelidikan polisi, diketahui korban meninggal dunia akibat aksi kekerasan (begal) yang dilakukan pemuda berinsial G, warga Desa Padangcermin, Kecamatan Selesai. Pelaku sendiri ditangkap sekira 6 jam setelah kasus tersebut ditangani Satreskrim Polres Binjai. (andi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here