Bripka Zulmansyah: Polisi Itu Pengabdian

0

SumateraPost.co, Binjai – Apa yang dilakukan Bripka Zulmansyah Tanjung sungguh pengorbanan yang luar biasa. Betapa tidak, anggota Polsek Binjai Polres Binjai itu rela berjuang dan mengabdikan diri sejak tiga tahun terakhir untuk mendidik generasi muda di kampung halamannya untuk mendalami ilmu agama.

Melalui pendirian dan pengembangan Pesantren Tahfis Darul Muhsin di Jalan Pusara, Pekan Senen Kwala Begumit, Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pria 35 tahun itu ikhlas meluangkan waktu, pikiran, dan tenaganya, untuk mengajar mengaji anak-anak dan remaja.

Di sisi lain, melalui perannya sebagai Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Sambirejo, Zulmansyah juga aktif melakukan sosialisasi hukum dan menyampaikan pesan kamtibmas kepada santri dan para orangtua mereka.

Bahkan setiap bulannya, ayah empat anak tersebut turut menyumbangkan sebagian kecil dari pendapatannya sebagai anggota kepolisian, demi mendukung kegiatan opersional, serta pengadaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan seluruh santri.

“Apa yang saya lakukan saat ini adalah bagian dari tugas seorang polisi untuk melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Sebab menjadi polisi itu adalah sebuah pengabdian,” ungkap Zulmansyah, Sabtu (15/02/2020).

Baca Juga :  Bawaslu Binjai Lantik 15 Anggota Panwascam

Menurutnya, pendirian Pesantren Tahfis Darul Muhsin merupakan bagian dari program pembinaan masyarakat. Selain bertujuan untuk mendukung kinerja sebagai personel Bhabinkamtibmas, upaya tersebut turut pula memudahkan tugasnya dalam mendekatkan diri dengan masyarakat dan menguasai seluruh cakupan wilayah kerja.

Meski terkadang Zulmansyah dituntut cermat dalam membagi waktu antara tugas sebagai sebagai seorang anggota polisi dengan tugas sebagai seorang guru mengaji bagi lebih dari 80 santri, namun dia mengaku puas dan bahagia. Sebab ada pengalaman yang luar biasa yang dia dapatkan, saat berkumpul bersama anak-anak.

“Sebenarnya kunci memahami karakter dan cara mudah mendidik ya kesabaran. Sehingga mereka senang dengan kita dan mereka juga mudah mencerma apa yang kita sampaikan,” terang pria yang dalam waktu dekat siap mengikuti ujian masuk Sekolah Inspektur Polisi (SIP) angkatan ke-49. (andi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here