BTT Pemkab Bogor Membengkak, Naik 24 Kali Lipat

SumateraPost, Bogor– Pemkab Bogor anggarkan dana dialokasi terbagi beberapa bidang. Kenaikan anggaran berupa Biaya Tak Terduga (BTT) itu membengkak, 24 kali lipat atau sebesar Rp477.030.977.722. Sebelumnya sebesar Rp20 miliar untuk tangani pandemi Covid-19.

“Jumlah anggaran Covid-19 dan penanganan pasca bencana alam sebesar Rp477.030.977.722,” kata Bupati Bogor Ade Yasin melalui Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Syarifah Sofiah, Rabu (8/4/2020).

Menurutnya, anggaran BTT Rp20 miliar berasal dari APBD murni Kabupaten Bogor pada tahun 2020 sudah terealisasi penggunaannya. Sisanya sebesar Rp457.030.977.722 akan dianggarkan secara parsial setelah Pemkab Bogor melakukan pergeseran di sejumlah pos APBD 2020

Disebutkan, total anggaran untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp384.072.708.590, sedangkan sisanya sebesar Rp92.958.269.132 dialokasikan untuk penanganan pasca bencana longsor dan banjir di wilayah barat Kabupaten Bogor terjadi di awal Januari 2020.

Syarifah menegaskan anggaran penanganan Covid-19 dibagi menjadi tiga komponen prioritas. Mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 tanggal 2 April 2020.

“Komponen prioritas yang dianggarkan di BTT itu penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi, dan penyediaan social safety.”

Sarifah merinci untuk penanganan kesehatan senilai Rp191.050.108.590, penanganan dampak ekonomi sebesar Rp4.028.000.000, dan anggaran penyediaan social safety sebesar Rp188.994.600.000. (Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here