“Bulan Rebah di Meja Diggers” Dibacakan di Kafe Diggers

SumateraPost – Cerpen “Bulan Rebah di Meja Diggers” karya Isbedy Stiawan ZS dibacakan sastrawannya dan dosen UIN Radin Intan Lampung Fitri Angraini , Selasa (4/8) malam.

Menariknya, cerpen yang ditulis tahun 2003 dan pernah dimuat tabloid Nova itu dibacakan di Kafe Diggers untuk konten kanal youtube Paus Saatra Lampung.

Koes yang turut menyaksikan pembacaan cerpen tersebut mengaku sudah lama mengenal sastrawan Isbedy Stiawan ZS.

Hal itu dikatakannya sebelum membacakan 2 puisi Paus Sastra Lampung di Kafe Diggers, Selasa (4/8) malam.

Bahkan, menurut wakil dari manajemen kafe di bilangan Pahoman itu, semasa ia kuliah di Jawa sudah membaca karya-karya Isbedy. “Jadi begitu saya ke Lampung dan pertama kali jumpa Isbedy, lebih akrab. Dari baca karyanya lalu mengobrol dengan orangnya.”

Koes, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa perkenalan lebih intens dengan karya-karya sastra Isbedy saat Diggers masih dijalankan almarhumah Dina Warganegara, memfasilitasi peluncuran kumpulan cerpen “Bulan Rebah di Meja Diggers” pada 2004 silam.

“Sejak itu saya semakin mengakrabi karya Isbedy,” jelasnya lagi.

Semalam Djadin Productian mengambil gambar pembacaan cerpen “Bulan Rebah di Meja Diggers” untuk kanal youtube Paus Sastra Lampung. Cerpen tersebut dibacakan oleh Isbedy dan sang istri yang juga dosen UIN Radin Intan Lampung, Fitri Angraini.

Selain 1 cerpen, 6 puisi dibaca di Diggers oleh Mas Koes, Fitri Angraini, dan penyairnya.

Arief Mulyadin sebagai produser kanal youtube Paus Sastra Lampung mengaku gembira memproduksi digitalisasi karya sastra. Apalagi, katanya, konten tribute yang digagasnya disambut berbagai kalangan, seperti seniman, pengusaha, akademisi, politisi, guru, pelajar, dan tokoh publik lain.

Selain itu dibacakan oleh pembaca dari luar negeri: Malaysia, Brunei, Belanda, India, dan Vietnam.

Isbedy menyampaikan terima kasih pada owner Diggers yang memfasilitasi pengambilan video.

“Saya sering lakukan kerja sama dengan pihak Diggers, terutama saat peluncuran buku saya,” kata Isbedy.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here