Bupati Dendi Berang Terhadap Kepsek Yang Tidak Ikut Rakor

Sumaterapost – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, merasa berang terhadap kepala sekolah yang tidak mengindahkan intruksi untuk mengikuti rapat koordinasi, yang menjadi kegiatan rutin dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten setempat, yang dilaksanakan di SMPN 18 Negeri Katon.

“Semenjak dilantik (Kepala Sekolah) pada beberapa waktu lalu baru ini kita ketemu, tapi masih ada saja kepala sekolah yang tidak mau mendengar arahan saya, mereka (Kepala Sekolah) saja tidak mau ketemu saya ngapain saya juga ketemu mereka,” ungkapnya.

Menurutnya, ketidak hadiran para kepala sekolah tersebut harusnya ada keterangan pasti terkait ketidak hadirannya pada Rakor tersebut. “Saya ini bingung, sebenarnya apa sulitnya sih kasih keterangan kalau tidak hadir, kita ini kan sudah tidak hidup di zaman batu, tinggal konfirmasi pakai handphone kan bisa, jangan tidak ada keterangan begini,” ujarnya.

Disisi lain, kata dia, seluruh jajaran Dinas Pendidikan saat ini diminta untuk dapat saling bersinergi satu dengan yang lainnya. “Saya mau baik itu dewan guru, Kepala Sekolah, pengawas, UPT dan Jajaran Dinas Pendidikan itu saling terintegrasi satu dan lainnya,” katanya.

“Jadi kalau ada masalah koordinasikan dengan jajaran yang ada pada strukturnya, jangan malah ngomong kemana-mana, jadi akhirnya kan bisa jadi isu negatif bagi dunia pendidikan kita,” timpalnya.

Selain itu, ia menambahkan, persoalan kekurangan tenaga guru PNS pada lingkungan sekolah yang ada di Kabupaten Pesawaran juga turut diperhatikan oleh Dendi. “Saya juga paham, tenaga guru PNS kita saja sekarang sudah kurang dan saya sudah sering menyuarakan ke Pemerintah Pusat dan DPRD Pusat untuk ada penambahan tenaga guru, sebab, kalau kita mau akomodir menggunakan APBD tentunya juga agak sulit karena kita memilih keterbatasan,” tambahnya.

Ia pun menerangkan bahwa, kedepan dirinya akan menstimulan ¬†untuk peningkatan mutu kualitas pendidikan. “Tahun 2018 kita akan berikan reward kepada sekolah yang memiliki prestasi dengan kualitas pendidikan baik, akan kita berikan reward sebesar Rp10 juta dengan karakteristik prestasi murid dan kualitas gurunya baik,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran Fauzan Suaidi menuturkan bahwa, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran. “Kegiatan ini kan rutin kita gelar selama tiga bulan sekali, tujuannya untuk peningkatan mutu kualitas pendidikan Kabupaten Pesawaran,” tutupnya. (muh/sakti).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here