Bupati H Ashari Tambunan Hadiri Rakor Optimalisasi Penerimaan Pajak Derah dan Aset di Sumatera Utara

Medan, SumateraPost – Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan menghadiri Rapat koordinasi (Rakor) bertajuk “Optimalisasi Penerimaan Pajak Derah dan Optimalisasi Aset di Sumatera Utara”, di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Jenderal Sudirman No 41 Medan, Rabu (2/12).

Rapat koordinasi (Rakor) bertajuk “Optimalisasi Penerimaan Pajak Derah dan Optimalisasi Aset di Sumatera Utara” dihadiri Wakil Ketua KPK RI Lili Pintauli Siregar Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wakil Gubernur (Wagub) Musa Rajekshah, Sekdaprov Sumut R Sabrina, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin dan Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin.

Dalam arahannya, Ketua KPK RI Lili Pintauli Siregar mengatakan kegiatan Rakor ini sangat penting, terkait dengan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK). Dimana secara garis besar dibagi menjadi tiga fokus sektor, yakni Perizinan dan Tata Niaga, Keuangan Negara, dan Reformasi Birokrasi dan Penegakan Hukum.

Baca Juga :  Jelang Akhir Masa Jabatan, DPRD Pasaman Gelar Sidang Pemberhentian

Dijelaskan juga, setiap kepala daerah pasti akan bertemu dengan KPK terkait 8 fokus program intervensi pencegahan korupsi terintegrasi di pemerintah daerah, yang meliputi perizinan, pengadaan barang dan jasa, perencanaan dan penganggaran APBD, APIP, manajemen ASN, tata kelola dana desa, optimalisasi pendapatan daerah dan manajemen aset daerah.

“Setelah pemilu 9 Desember 2020, Kepala daerah yang terpilih juga akan bertemu dengan 8 fokus program tersebut, dengan tujuan agar pemerintah daerah terlepas dari tindak pidana korupsi dan melahirkan masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur,” ujarnya

Baca Juga :  "Jangan Melawan Tuhan" Pesan Rudi Anggota JPKP Kepada Masyarakat Deli Serdang

Pada kesempatan itu, KPK mengumumkan bahwa rata-rata Monitoring Centre for Prevention (MCP) hingga saat ini Pemerintah Daerah di Sumut dengan rata-rata 45%, dengan daerah MCP tertinggi adalah Pemerintah Kota Pematangsiantar yang memperoleh capaian sebesar 82,06%, kemudian di peringkat kedua Kabupaten Batubara 78,95%, dan ketiga Kota Tebing Tinggi 78,22%.

Perihal optimalisasi aset di Sumut, Lili juga menyampaikan, capaian sertifikasi tanah yang sudah dilakukan Pemda di Sumut, dari target sekitar 3.400 sertifikat tahun 2020, capaian dari Januari hingga 30 November 2020 telah mencapai 2.478 bidang yang sudah memiliki sertifikat, sekitar 8.794.698 m², dengan nilai lahan Rp1,006 Triliun.

Sebelum ditutupnya acara rapat koordinasi tersebut, Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan bersama Bupati/walikota lainnya yang berhadir menerima sertifikat tanah yang sudah di sertifikasi, yang diberikan langsung Kakanwil BPN Provinsi Sumatra Utara, Dadang Suhendi. Kemudian penandatangan MoU integrasi tax clearance daerah antara gubernur dan bupati/walikota yang hadir di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumut.

Baca Juga :  Oknum Anggota DPRD Sumut Penuhi Panggilan Polisi

Dalam kesempatan ini, Bupati H Ashari Tambunan siap menjalankan arahan dan kebijakan yang sudah diberikan oleh pemerintah pusat dan provinsi serta berkomitmen untuk terus berusaha,hingga tercapainnya masyarakat Deli Serdang yang sejahtera. Hal ini sesuai dengan visi misi Kabupaten Deli Serdang yaitu dengan Deli Serdang yang maju dan sejahtera, masyarakatnya yang religius dan rukun dalam kebhinekaan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here