Bupati Keluarkan Ultimatum, Pengelola Hotel dan Restoran Yang Beroperasi Didenda Rp 50 Juta

SumateraPost, Bogor – Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor Ade Yasin keluarkan ultimatum, pengelola hotel dan restoran yang tetap beroperasi malam tahun baru akan ditindak tegas.

Satgas Covid-19, akan melakukan sweeping di sejumlah titik yang biasanya dijadikan tempat berkerumun massa melanggar aturan jam malam.

“Jika ada yang ngotot tetap buka akan berikan sanksi berupa denda Rp 50 juta sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 60 Tahun 2020 tentang kerumunan massa dalam jumlah besar,” kata Bupati Bogor Ade Yasin, Kamis (31/12/2020).

Baca Juga :  Plt Bupati Taufik Minta ASN Mandiri dan Milenial

Ade Yasin mengatakan, operasi pengamanan tersebut untuk mencegah kerumunan massa karena kawasan Puncak berada pada posisi zona merah. Operasi jelang malam pergantian tahun untuk mencegah penyebaran Covid- 19.

“Pergantian malam tahun baru tidak boleh ada perayaan. Tidak ada keramaian, kerumunan massa. Kegiatan dibatasi hingga pukul 19.00 WIB,” tutur Ade Yasin.

Baca Juga :  Menko PMK Dan Kemensos Pastikan Kebutuhan Pengungsi Longsor Bogor Terpenuhi

Dalam operasi itu, Tim Satgas Covid- 19 nenerjunkan tim gabungan terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Dinas Kesehatan, Damkar, dan Satpol PP. Mereka akan bekerja menindak tegas wisatawan yang berkerumun. Berupa pembubaran dan denda Rp 50 juta sesuai Peraturan Bupati.

Jelang tutup tahun kata Ade Yasin, polisi akan menerapkan sistem buka tutup di sepanjang jalur Puncak. Tergantung jumlah kendaraan yang masuk ke kawasan Puncak Bogor. (Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here