Bupati Loekman Dapat Gelar “Penglingsir Dharma Wisesa Wicaksana”

0

Sumaterapost.co, Seputih Raman – Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto mendapat gelar kehormatan dari masyarakat Hindu sebagai “Penglingsir Dharma Wisesa Wicaksana” gelar ini mengartikan bahwa seorang Pemimpin Pemerintahan yang baik serta bijaksana dalam menyikapi apapun yang menjadikan kewenangannya.

“Kegiatan Utsama Dharma Gita tahun ini diikuti 393 orang peserta, event ini diisi dengan 7 kegiatan yg terakumulasi 31 tangkai perlombaan, hal ini tidak terlepas dari tahun lalu bahwa Kabupaten Lampung Tengah pada perlombaan tingkat Nasional di Palembang, kita mampu menggondol predikat peringkat ke V (lima) besar,” ungkap Ketua Pelasana kegiatan I.Komang Mustikavdalam laporannya.

Penobatan gelar ini diberikan ketika Bupati menghadiri acara Utsawa Dharma Gita tingkat Provinsi Lampung ke 9 yang diselenggarakan digedung kesenian Rama Dewa, Seputih Raman Minggu 25/8, dalam penyerahannya tampak hadir ditengah para tokoh adat Hindu Bali, yaitu Camat Seputih Raman Eko Danarto, dan Anggota DPR -RI dari PDI.P terpilih Komang Koheri serta pejabat pejabat lainnya.

Bupati Loekman menegaskan bahwa, Utsawa Dharma Gita ini memberikan wahana sekaligus motivasi agar dapat mengingatkan dan memuji Tuhan dalam kehidupan, sehingga umat Hindu khususnya benar – benar memiliki integritas moral serta prilaku yang berkualitas, terpuji dalam kehidupan ditengah bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Terima kasih yang setingi – tingginya atas penghargaan dan penganugerahan gelar ‘Penglingsir Dharma Wisesa Wicaksana’ oleh tokoh adat Hindu Bali diKabupaten Lampung Tengah ini, semoga amanah ini saya mampu memelihara serta meraeatnya dengan baik,” papar Loekman Djoyosoemarto.

Terakhir Bupati Lampung Tengah ini mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik kegiatan Utsawa Dharma Gita ini, karena kegiatan ini sangat penting bagi umat Hindu, terutama dalam upaya peningkatan, pemahaman, pendalaman, penghayatan nilai – nilai luhur keagamaan, sekaligus merupakan sarana untuk menggali makna serta ajaran agama yang telah terkandung dalam Kitab suci Weda,
“Semoga saya bisa menjadi bagian yang tak terpisahkan dari jajaran masyarakat etnis Bali, mari kita sama – sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa yang berdasarkan perbedaan suku dan etnis yang ada khususnya di Bumi Lampung Tengah ini. (Ganda/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here