Bupati Rocky dan Kepala BPBAP Ujung Bate Cek Kesiapan Kawasan Shirmp Estate

Sumaterapost, Aceh Timur – Bupati Aceh Timur H. Hasballah bin H.M Thaib, SH alias Rocky bersama kepala Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujung Batee kembali meninjau kawasan rencana pengembangan Shirmp Estate di Gampong Paya Dua Kecamatan Peudawa Aceh Timur, Kamis 28 Januari 2021.

“Hari ini kita turun mengecek persiapan lahan. Jika lahan sudah clean and clear
maka pembangunan kawasan udang akan segera kita mulai, bisa di Paya Dua dan bisa di kecamatan lainnya, yang paling penting saat ini adalah persiapan lahan,” kata Bupati Rocky disela-sela peninjauan kawasan udang di Paya Dua, Kecamatan Peudawa.

Bupati berharap pembangunan tambak udang mendapat dukungan semua pihak, sebab selain meng untungkan petani tambak, pembangunan kawasan ini menjadikan ekonomi baru serta akan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Kita berharap para pihak mendukung program nasional, karena program ini berdampak positif di semua sektor. Proyek ini akan menjadi gampong kaya industri udang, sehingga akan menambahkan PAD gampong, Kabupaten hingga Pusat,” kata Bupati Aceh Timur Rocky.

Baca Juga :  Wakapolres Simeulue Buka Pelatihan Tracer Covid-19 Bagi Para Bhabinkamtibmas

Bupati mengaku optimistis, program ini akan sukses jika masyarakat ikut berpartisipasi dalam program nasional ini. Oleh kareana itu pihaknya saat ini terus melakukan upaya pendekatan dan sosialisasi program gemilang ini kepada masyarakat. “Lahan 10.000 hektar kita sudah sangat siap, kita sekarang hanya menunggu MoU dengan masyarakat bagaimana skema yang dikelola nantinya, mulai dari pengelolaan hingga pembagian hasil. Skema ini akan kita sampaikan kepada masyarakat secara jelas sehingga tidak terjadi tumpang tindih saat program sudah berjalan,” sebut Rocky.

Baca Juga :  Grand Opening Resto Rifa, Pengurus Perbakin Atim Bahas Rutinitas Pemusatan Latihan Atlit

“Kita juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa kehadiran pemerintah dalam progres ini bukan untuk menyelesaikan konflik sosial masyarakat, tapi untuk mewujudkan pembangunan tambak udang. Yang paling terpenting program ini bisa membangkitkan ekonomi ummat,” demikian paparnya.

Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP M.Tahang mengaku pihaknya juga serius mendampingi Pemkab Aceh Timur untuk pembangunan program Kawasan Udang. “Jika dilihat progres persiapan lahan sudah maksimal, namun hanya pola dan skema kerja mungkin harus lebih diperjelas lagi kepada masyarakat, salah satunya pola bagi hasil. Upaya ini terus kita lakukan dengan mendengar langsung apa saja yang disampaikan masyarakat dan mengatur pola kerja yang baik tentunya,” kata Tahang.

Baca Juga :  Forkopimda Aceh Timur Suntik Vaksin Covid-19 Tahap Dua

Dirinya mengaku secara teknis kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia sampai saat ini belum ada masalah. Kementerian tentunya akan segera berkerja jika semua persiapan lahan sudah siap.” Pola yang dipakai akan ditindak lanjuti, intinya masyarakat akan membentuk koperasi dengan maksud memadukan lahan warga menjadi satu. Jika sudah menjadi koperasi akan menjadi satu klaster baru yang pengelolaannya bisa dilakukan dengan mudah. Jadi disana tidak muncul konflik sosial,” kata M.Tahang seraya menjelaskan dalam waktu dekat BPBAP segera berkantor di kabupaten Aceh Timur dalam upaya mempercepat proses pembangunan kawasan udang ini. (Azhar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here