Bupati Zainudin Minta Maaf Secara Langsung Dihadapan Ribuan Masyarakat NU

Sumaterapost.co – Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan meminta maaf secara langsung dihadapan ribuan masyarakat NU (Nahdatul Ulama) di halaman Kantor Pemda Lampung Selatan, Rabu, (25/10/17).

Seperti diketahui sebelumnya, Zainudin Hasan dianggap melecehkan Ketua PBNU Pusat, K.H Aqil Siradj dalam peringatan Hari Santri Nasional Ke III Tingkat Kabupaten yang digelar di Lapangan Cipta Karya Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.

Dimana, beberapa petikan sambutan Zainudin Hasan mengenai Ketua PBNU Said Aqil Siraj, dinilai telah menyakiti sejumlah keluarga besar NU.

Kerumunan massa dari GP Ansor, Banser, PCNU, PMII melakukan aksi damai di halaman kantor Pemda Lamsel sejak hari Senin (23/10) hingga puncaknya hari ini (25/10) yang mana massa mencapai ribuan dengan memadati seluruh pelosok halaman Pemkab Lamsel. Ribuan Massa yang tergabung dalam Keluarga besar NU tersebut menggelar aksi zikir, istighosa do’a bersama, yang diikuti sejumlah kyai, ulama, santri, ormas sayap kanan NU seperti PCNU, Banser, GP Ansor, Sejati, serta perwakilan NU luar daerah sebagai bentuk solidaritas.

Menurut Ketua PCNU Kabupaten Lamsel, KH. Nur Mahfud dalam orasinya mengatakan, aksi yang dilakukan pihaknya semata-mata mencari ridho Allah SWT.

“Hari ini kami tidak demo, kami memohon doa, bersholawat. Supaya Bupati Lamsel mendapat hidayah,” kata Mahfud.

Selain itu, mengenai pidato Bupati Zainudin Hasan, pihaknya tidak akan menanggapi dengan panas. Meski, kata dia, pidato tersebut dirasa menyakiti para nahdliyin.

“Kita berharap, kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya.

Berselang beberapa jam aksi tersebut, usai melakukan pertemuan diruang kerja bupati Lamsel bersama pimpinan kyai NU dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamsel, Zainudin Hasan menemui massa. Ditengah-tengah massa, Zainudin Hasan menyampaikan permohonan maaf.

“Dari lubuk hati terdalam. Sebagai pribadi manusia sebagai tempatnya salah dan khilaf, bahwa kita sebagai manusia tidak lepas dari kesalahan, saya mengingatkan untuk niat yang baik, saya ingin memenuhi keinginan saudara-saudara kita, dengan hati yang lapang saya memohon maaf,” ucap Zainudin diselingi takbir.

Tidak lupa, Zainudin juga mengucapkan permohonan maaf kepada Ketua PBNU Pusat Said Aqil Siradj. Dirinya berharap dengan kejadian seperti ini dapat membangun uquwah islamiah untuk hidup menjadi lebih baik rukun dan damai.

“Insya Allah, saya juga akan berkunjung ke Ketua PBNU Pusat Said Aqil Siradj,” tambahnya.

Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari pihak aparat  kepolisian dan Satpol-PP Kabupaten Lamsel. Setidaknya, sebanyak 300 personil polisi mengamankan aksi tersebut.

Sedangkan menurut Kabag Ops, Polres Lampung Selatan, Kompol Ujang Yuspita mewakili Kapolres Lamsel, AKBP. Adi Ferdian Saputra SIK, menjelaskan personil Polres dibantu anggota Brimob Polda Lampung.

“Anggota Brimob Polda yang sudah datang berjumlah 35 personil,” ujarnya.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun oleh sumaterapost.co, Bupati Zainudin Hasan Sudah meminta maaf ketiga kalinya, pertama melalu surat tertulis, kedua melalui ucapan yang dibuat menjadi video secara langsung di Masjid Agung Kubah Intan Kalianda, ketiga dihadapan ribuan warga Nahdliyin yang mengadakan Zikir Akbar di halaman Kantor Bupati setempat. (Ari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here