Bursa Saham AS Sempat Terpuruk

SumateraPos.co-Medan-Bursa saham di AS sempat terpuruk menyusul kekuatiran menakutkan bagi pasar keuangan di negeri Paman Sam itu.Bukan cuma itu sejumlah indeks bursa di negara lain bergerak fluktuatif.Kemungkinan dibukanya pasar saham AS akan menguat.

” Ini tercermin dari indeks futures sejumlah bursa di AS menghijau saat bursa kita ditutup,” papar pengamat pasar keuangan Gunawan Benyamin kepada media ini, Selasa 25/2/2020.

Pada penutupan perdagangan hari ini, kinerja indeks saham di BEI tercatat mengalami penurunan. IHSG ditutup jeblok di level 5.787,17. Rupiah diperdagangkan melemah di level 13.885 per US Dolar.

Secara teknikal, pola kinerja yang ditunjukkan IHSG mengalami tekanan setelah tertekan dibawah level 5.800.Namun IHSG masih berpeluang untuk rebound pada perdagangan hari rabu, besok Rabu.

Jika pasar keuangan di sejumlah negara menunjukan tren kearah positif. Sentimen yang terbentuk di pasar keuangan sejauh ini belum memberikan sokongan kuat terhadap fundamental pasar keuangan itu sendiri.

Benyamin memprediksikan banyak indikator memburuk seirlng penyebaran virus corona.
Lantas kabar terbaru yang membuat pelaku pasar semakin pesimis, kemungkinan resesi akan melanda Jerman, Jepang dan Singapura.

Pada hari ini saja indeks bursa di Jepang yang diperdagangan bersamaan dengan IHSG mengalami pelemahan lebih dari 3%.Singapura sendiri di tahun 2020 memperkirakan pertumbuhan ekonominya aka turun sekitar -0.5% -1.5%.

“Tak heran, Jepang juga dikuartal ke 4 mengalami kontraksi 1.6%, dan Jerman tengah dalam level waspada terhadap kemungkinan memburuknya perekonomian di negara panzer tersebut,’ ujar dia.

Singapura dan Jerman katanya sangat bergantung ekonominya dengan cina. Nah, perlambatan ekonomi Cina ditambah dengan penyebaran virus corona membuat kedua negara tersebut harus kehilangan banyak uang karena kinerja ekspor ke cina yang terus memburuk. (tiara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here