Calon Wakil Walikota Binjai di Pilkada 2015 Wafat

SumateraPost, Binjai – Kabar duka kembali menghampiri Kota Binjai, Sumatera Utara. Satu lagi putra terbaik asal kota rambutan dikabarkan wafat. Beliau ialah Drs H Muhammad Tulen MAP.

Keterangan dihimpun wartawan, Drs H Muhammad Tulen MAP menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (03/03/2021) pagi sekira pukul 04.50 wib di rumahnya, Jalan H Agus Salim, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara.

Almarhum tutup usia di umur 60 tahun, setelah lebih dari dua tahun menderita stroke dan sirosis hati. Dia meninggalkan seorang istri, dua putra, dan seorang putri.

Baca Juga :  Indra Kelana: PII Sumut Akan Gelar Perkampungan Kerja Pelajar

Semasa hidup, Drs H Muhammad Tulen MAP dikenal sebagai seorang birokrat. Dia sempat menduduki beberapa jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Binjai.

Bang Tulen sapaan akrab pria kelahiran Binjai, 13 Agustus 1961 ini, pernah pula tampil sebagai Calon Wakil Walikota Binjai pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015 bersama koleganya, yang juga Calon Walikota Binjai saat itu, H Juliadi SPd MM.

Namun pasangan yang dikenal dengan jargon “JITU” tersebut gagal meraih suara terbanyak, setelah kalah dengan hanya selisih 700 suara dari pesaing terdekatnya pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Binjai petahana, H Muhammad Idaham SH MSi dan H Timbas Tarigan SE.

Baca Juga :  AKBP Yustinus Setyo : Deklarasi Tolak Narkoba Menuju Tanah Karo Bebas Narkoba

Berdasarkan hasil penghitungan suara KPU Kota Binjai saat itu, pasangan H Muhammad Idaham SH MSI dan H Timbas Tarigan SE memperoleh 47.606 suara, pasangan H Juliadi SPd MM dan Drs H Muhammad Tulen MAP meraih 46.906 suara, serta pasangan H Saleh Bangun dan Dhani Setiawan Isma SSos dengan 29.946 suara

Kini kedua tokoh masyarakat Kota Binjai tersebut telah pergi untuk selamanya. Baik H Juliadi SPd MM maupun Drs H Muhammad Tulen MAP sama-sama meninggal dunia di awal 2021.

Baca Juga :  Bupati Darma Wijaya Resmikan Kampung Ramadan Sergai

Seperti diketahui, Almarhum H Juliadi SPd MM terlebih dahulu wafat pada 9 Februari 2021 lalu di RSU Bunda Thamrin, Kota Medan, setelah dinyatakan terinfeksi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Pria 46 tahun tersebut meninggal dunia 16 hari jelang dilantik sebagai Walikota Binjai masa bakti 2021-2024, usai terpilih sebagai pemenang Pilkada 2020, bersama pasangannya, Drs H Amir Hamzah MAP. (andi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here