Cambuki Batalyon 516, Pangdam Berikan Motivasi menjadi Prajurit Terbaik

SumateraPost, Surabaya – Setelah beberapa bulan bertugas menjaga perbatasan Indonesia-Papua Nugini, tepatnya di Kabupaten Boven Digoel, Papua, akhirnya Satgas Pamtas Yonif 516/CY kembali ke Satuan asal.

Setibanya di Surabaya, pasukan di bawah kendali Letkol Inf Muhammad
Radhi Rusin itu, disambut oleh Dangartap III/Surabaya, Mayjen TNI Suharyanto di Lapangan Jenderal Ahmad Yani, Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Rabu, 17 Februari 2021 siang.

Baca Juga :  Panglima dan Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Prajurit TNI-Polri di Polda Kepri

Dikatakan Dangartap, selama berada di wilayah penugasan beberapa
prestasi telah berhasil diraih oleh Satgas, diantaranya pembuatan
Pembangkit Listrik Tenaga Air, hingga mewujudkan Kemanunggalan antara
TNI dan rakyat.

Tidak hanya itu saja, ia juga mengingatkan jika Jawa Timur saat ini
telah diserang wabah pandemi Covid-19.

Situasi itu, seakan membuat Dangartap untuk mewanti-wanti prajurit
Branjangan agar tetap memberlakukan protokol kesehatan.

Baca Juga :  Danrem 074/Warastratama Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Bagi Purnawirawan TNI

“Jawa Timur sekarang belum lepas dari pandemi Covid-19. Masih ada daerah merah, oranye, kuning. Artinya, mulai Madiun sampai Banyuwangi belum ada yang bebas dari Covid-19,” tegasnya.

Suharyanto menambahkan jika Jawa Timur memasuki angka kematian Covid
paling tinggi meskipun kasus aktif lebih kecil dari daerah lain. “Nanti, sebelum kembali ke homebase, kita lakukan rapid dan swab test dulu,” jelas Dangartap. (Pendam V/Brawijaya)

Baca Juga :  Panglima dan Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Prajurit TNI-Polri di Polda Kepri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here