Catut Nama Wabup Pringsewu, Warga Pringsewu Diduga Gelapkan Dana Ratusan Juta Rupiah

Sumatera Post, Pringsewu – Seorang Warga Pringsewu inisial Bg mencatut nama wakil Bupati Pringsewu. Bg diduga menilep uang ratusan juta rupiah milik Ajr kawannya sendiri.

Berdasarkan Laporan yang ada, Kejadian ini di ketahui saat korban sudah menyetor sejumlah uang kepada Bg dengan alasan akan diberikan proyek di Kabupaten Pringsewu, setelah sekian lama proyekpun tidak ada, maka Ajr mulai gelisah karena ternyata tidak ada proyek seperti yang dijanjikan Bg , akhirnya Ajr melaporakan Bg ke Polres Tanggamus, No.LP/B-795/VII/2019/LPG/RES TGMS Tanggal 11 Juni 2019.
Dengan barang bukti mobil Alphard B – 2904 – SBR.

Sesudah Kabupaten Pringsewu mempunyai Polres sendiri, Berkas laporan tersebut oleh Polres Tanggamus diserahkan ke Polres Pringsewu, sekarang Kasus tersebut ditangani Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung.

Bg saat akan dikonfirmasi nomer HP sudah tidak aktif lagi, dan alamat di Pringsewu pun tidak jelas.

Sementara itu Paiman yang akrab dipanggil Pakde pernah diperiksa di Polres Tanggamus, saat di konfirmasi, Rabu (4/11), mengatakan, Saya pernah diperiksa di Di Polres Tanggamus, saya sampaikan, berkaitan mobil Alphard yang menjadi barang bukti, awalnya, menurut Paiman dirinya merasa cemburu dan tanya ke pak Fauzi, ” Pak. Saya yang malang melintang kampanye, itu kok malah Bambang yang pakai Mobil Alphard?” kata Paiman Pak Fauzi, menjawab “Pakde gak usah ikut-ikutan tentang mobil, Saya juga tidak Tahu itu Mobil siapa, kalau mobil saya ya pasti saya taruh di ruang garasi rumah saya, bukan di garasi sebelah, karena saya juga tidak tahu itu mobil siapa, Pakde pakai mobil yang ada gambarnya saja. Inilah yang dikatakan pak Fauzi, ujar Paiman.
Paiman menuturkan , kalau mobil itu dititipkan Ajr dirumahnya, karena mobil itu di bawa oleh anaknya Bembeng di rumah mantan istrinya di Waluyojati, dari situlah mobil diambil oleh Ajr, karena selama ini Ajr mencari-cari keberadaan Mobil tersebut, maka oleh Ajr mobil itu diambil dan dititipkan di rumah saya kurang lebih selama 4 bulan. Ungkap Paiman.

Sementara itu Bg akan dimonfirmasi berkaitan berita ini ke no hp 085273831xxx tidak aktif lagi.

Ajr saat di konfirmasi melalui Hand Phone Celuler terdengar nada aktif namun tidak diangkat, di konfirmasi melalui WhatSapp dua kali pertama Minggu (1/11) pukul 20.17 dan yang ke dua Rabu (4/11) pukul 16.06 WIB, ijin konfirmasi namun tidak dijawab.

Ditempat terpisah Ri warga Kota Agung, setelah membaca berita online tentang kasus yang menyebut-nyebut Wakil Bupati Pringsewu, menyatakan kepada Sumatera Post, Bahwa dirinya Siap menjadi saksi kalau perbuatan BUTM itu diketahui sebelum masalah ini mencuat, dikarenakan pada tahun 2018, pertama kali BUTM datang menemuinya di Kotaagung, yang sebelumnya komunikasi melalui telphone untuk meneruskan pembangunan gedung sekolah di Suoh Kabupaten Lampung Barat,BUTM menelpon biarkan saya yang membangun pembangunan di sana,mau dana berapa saja kita ada, bos kita dari Kota Bumi,kemudian selang satu Minggu saya ke Pringsewu BUTM menghampiri saya ,saya bertanya mobil Alphard milik siapa ? Jawab Bg mobil saya dong ,kita ada bos tenang saja ,nanti bos om Lo ini yang akan menyandingkan sama pak wakil, ujar Ri menirukan ucapan Bg.

Mendengar itu Ri, sudah curiga sama Bg diduga ada etikat tidak baik.

Kecurigaan itu terbukti, benar selang berapa lama ada kabar mobil bermasalah dan Bg tidak pernah telphone saya, sedangkan saya telphone juga tidak aktif, saya siap jadi saksi masalah ini, ujar Ri kepada Sumatera Post. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here