Covid 19 Semakin Berkembang Biak di Kab. Pasaman, 6 Orang Lagi Positif

PASAMAN Sumaterapost.co – Kasus pasien positif Covid-19 (virus Korona) di Kabupaten Pasaman bertambah sebanyak 6 orang. Sehingga total kasus Covid-19 di daerah ini mencapai 26 kasus hingga Selasa (29/09/2020) sore.

“Kepastian adanya penambahan 6 warga Pasaman yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu didapatkan usai menerima hasil pemeriksaan sampel tes Swab dari Laboratorium FK. Unand Padang,” kata juru bicara Tim Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 kabupaten Pasaman, Williyam Hutabarat.

Adapun 6 orang warga Pasaman yang terkonfirmasi Positif covid-19 hari ini berinisial RD (37), SN (75), RD (44), FJ (46), SS (48) dan FRY (22). Kata Williyam, ke 6 pasien positif itu saat ini sudah melakukan isolasi mandiri guna menghindari penyebaran Covid-19 lebih luas.

“Dinas kesehatan Pasaman juga nantinya akan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kesehatan para pasien positif. Agar nanti bisa diketahui kondisi kesehatan mereka dalam memutuskan tempat isolasi pasien,” ucap Williyam.

Sebelumnya, berdasarkan hasil Swab yang keluar dari FK. Unand Padang, Senin (28/09/2020) kemarin, terjadi penambahan satu orang lagi warga Pasaman terkonfirmasi positif covid 19.

“Inisial pasien yang terkonfirmasi yaitu N (57) yang berprofesi sebagai guru di SMA 1 Lubuksikaping. Pasien diketahui tidak ada riwayat perjalanan dari luar kota dan tidak ada kontak dengan pasien positif. Saat ini tengah menjalani isolasi mandiri,” imbuhnya.

Williyam Hutabarat menjelaskan, dari 26 warga Pasaman yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, 13 diantaranya telah dinyatakan sembuh, 1 orang meninggal dunia dan 12 orang lagi tengah menjalani isolasi mandiri.

“Poin yang bisa kita lihat adalah seberapa disiplin kita patuhi jaga jarak, tetap di rumah dan cuci tangan serta selalu gunakan masker. Ini jadi ukuran dan cara kita kendalikan Covid-19,” ujarnya.

Saat ini, Tim gugus tugas juga tengah melaksanakan langkah cepat proses tracking dan testing untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kabupaten Pasaman.

Menurutnya, hingga saat ini tidak ada alat yang canggih yang bisa mengatasi hal tersebut kecuali warga mau menggunakan masker, menjaga jarak dan kerap mencuci atau membersihkan tangan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan mohon selalu bekerjasama bersama-sama membasmi penyebaran Covid-19 di Pasaman ini. Selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan Covid-19 seperti rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Selalu lakukan 3M, Memakai masker, menjaga jarak serta Menjauhi kerumunan,” tukasnya.

Ewin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here