Covid-19, Warga Kota Hujan Diminta Sholat Id dan Takbiran Tetap Dirumah

SumateraPost, Bogor – Pemerintah Kota Bogor bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid dan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bogor tanda tangani keputusan bersama pelaksanaan takbiran dan Shalat Idul Fitri 1441 Hijriah.

Keputusan bersama tersebut, disepakati dan ditanda tangani, Selasa (19/05/2020) Kesepakatan tersebut melahirkan 5 poin dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi Kota Bogor pada masa penanganan Pandemi Covid-19.

1. Tidak melakukan takbir keliling di jalan raya maupun takbir keliling dengan berjalan kaki dan mengumpulkan massa;

2. Mengumandangkan takbir dapat dilaksanakan di rumah masing-masing. Di masjid/musala oleh pengurus takmir masjid/mushola dengan menerapkan protokol kesehatan serta melalui media elektronik dan media digital lainnya;

3. Petugas perbatasan/checkpoint mencegah takbir keliling dari luar kota agar tidak masuk ke Kota Bogor;

4. Umat Islam dan warga masyarakat Kota Bogor tetap mengumandangkan takbir, tahmid dan tahlil saat malam Idul Fitri sebagai tanda syukur sekaligus doa agar pandemi COVID-19 segera diangkat oleh Allah SWT;

5. Tidak melaksanakan shalat Idul Fitri yang lazimnya dilaksanakan secara berjamaah baik di masjid atau di lapangan tapi dilaksanakan di rumah secara berjamaah beserta keluarga.

Keputusan bersama ini disepakati berdasarkan Fatwa MUI Nomor 28 Tahun 2020 tanggal 13 Mei 2020 tentang panduan Kaifiat Takbir dan Sholat Idul Fitri saat Pandemi Covid-19.

Keputusan Walikota Bogor Nomor 900.45-340 Tahun 2020 Tentang Perpanjangan Kedua Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam penanganan Coronavirus Disease 19 (Covid-19) di Kota Bogor.(Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here