Curing Terus Dilakukan Terhadap Jalan Beton Hasil TMMD Banyumas ke Curug Nangga

SumateraPost, Banyumas – Pihak Pemerintah Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, membuktikan komitmennya untuk merawat jalan beton 1,8 kilometer lebar 3,75 meter, hasil TMMD Reguler 108 Kodim 0701 Banyumas.

Tampak Singgih Febriawan (21), pengurus Bumdes Petahunan, Warga Dukuh Semingkir RT. 05 RW. 03, melakukan tugas yang diamanatkan pihak desa kepadanya. Senin (3/8/2020).

Disampaikan Carik/Sekdes Petahunan, Sukmono (37), bahwa pihaknya juga dibantu warga setempat khususnya warga Dukuh Semingkir yang rumahnya dilewati jalan TMMD menuju persawahan dan kebun penduduk serta Obyek Wisata Curug Nangga yang berada di ujung beton.

“Warga kami juga merasa memiliki jalan beton hasil TMMD Reguler ini karena mereka juga ikut membangunnya bersama TNI. Bahkan ibu-ibu dan remaja putri juga ikut ngecor malam ketika pekerjaan memasuki perkampungan di Dukuh Semingkir, di titik 1,3 kilometer,” terangnya.

Sementara disampaikan Serka Eko Budi Wiyono, Babinsa setempat dari Koramil 15 Pekuncen, Kodim Banyumas, bahwa curing atau perawatan beton yang dilakukan bertujuan untuk menjaga agar beton tidak cepat kehilangan air saat mulai mengeras, sehingga menghindarkan timbulnya retakan rambut pada beton tersebut.

“Enam hari setelah berakhirnya TMMD Reguler yang ditutup 29 Juli 2020 lalu, jalan ini belum diperbolehkan dilalui kendaraan roda empat,” ujarnya.

Ia juga menghimbau agar penggunaan jalan bagi mobil minimal satu bulan setelah TMMD. (Aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here