Dampak Covid-19, Akankah Arab Saudi Menunda Musim Haji Tahun 2020 ?

JED’DAH. Sumaterapost.co – Tidak bisa dibayangkan jika ibadah haji tahun 2020 ditiadakan akibat pandemi global coronavirus (Covid-19). Agenda menarik tahunan bagi jutaan ummat muslim ke tanah suci Mekkah, akan ditangguhkan. Memang ini bukan merupakan hal baru bagi ummat muslim diseluruh dunia terutama Arab Saudi.

Sebuah pertanyaan teramat serius dan telah menjadi prioritas utama dalam benak jutaan ummat muslim di dunia. Ditambah ketika salah satu pejabat tinggi Arab Saudi, minta kepada ummat Muslim untuk menunda ziarah wajib yang dijadualkan pada akhir bulan Juli 2020. Mengingat global coronavirus, harus ditangani dengan serius.

Menteri Haji dan Umroh Dr. Muhammad Salih bin Taher Banten Selasa (31/3/2020) lalu melalui siaran pada televisi pemerintahan mengatakan. Untuk musim haji tahun ini, dia minta kepada seluruh ummat muslim di seluruh dunia untuk menunggu sebelum membuat rencana haji sampai ada kejelasan. Pernyataan tersebut mantul ke seluruh dunia, sehingga muslim di seluruh dunia bertanya – tanya.

“Kami telah meminta dunia untuk tidak terburu – buru berkaitan dengan para calon jamaah haji sebelum jalur epidemi menjadi terang. Hal tersebut mengingat keselamatan para peziarah wajib, dan terkait persoalan kesehatan masyarakat sebagai prioritas” ujar Muhammad Salih.

Kementrian Kesehatan Arab Saudi Dr. Tawfik Al-rabiah Selasa (7/4/2020) pikahnya telah mengambil seluruh langkah – langkah pencegahan untuk mengendalikan penyebaran virus Covid-19 di Mekkah dan Madinah. Namun total lebih dari 480 kasus aktif telah dilaporkan di dua kota suci saat ini. Hal itulah pihak nya menimbang untuk keselamatan bagi para peziarah wajib tahun ini.

“Pada bulan lalu Kerajaan menunda ziarah umroh sampai pemberitahuan lebih lanjut, dengan menghentikan semua penerbangan penumpang internasional tanpa batas waktu. Dan memblokir keluar masuk ke beberapa kota termasuk Makkah dan Madinah” jelasnya.

Ia juga menambahkan ada 25 kematian diantara lebih dari 2.000 kasus Covid-19 di Arab Saudi. Secara global lebih dari 1 juta orang telah terinfeksi dan hampir 59 ribu orang dari jumlah tersebut dinyatakan meninggal dunia. ‘Dari latarbelakang inilah keputusan untuk menangguhkan haji, sebelumnya haji mengalami gangguan karena di luar kendali otoritas haji” ungkap Tawfik. (Yadi Abdullah).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here