Dampak Rapid Test, Kawasan Puncak Jelang Akhir Tahun Lengang

SumateraPost, Bogor – Kawasan Puncak Bogor masuk zona merah atau zona risiko tinggi Covid-19. Setelah tiga kecamatan, yakni Kecamatan Ciawi, Cisarua, dan Megamendung dinyatakan zona merah.

Dampaknya, kawasan wisata Puncak Bogor, lengang jelang libur panjang Natal dan Tahun Baru. Hal itu kata Bupati Bogor Ade Yasin menyusul layanan rapid test antigen yang dilakukan sejak 24 hingga 27 Desember 2020.

Baca Juga :  Banjir Bandang Terjang Kawasan Puncak, Obrak Abrik Sejumlah Bangunan

“Aktivitas wisatawan destinasi kawasan Puncak jauh berkurang dibanding (libur) sebelumnya,” kata Ade Yasin Selasa (29/12/2020).

Dikatakan, kunjungan wisatawan ke kawasan Puncak terjadi penurunan hebat diperkirakan 75 persen bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Disebutkan hari pertama rapit tes pertama tercatat penurunan sekitat 40 persen. Hari berikutnya penurunan kunjungan hingga 50 persen.

Baca Juga :  Pemkot Akan Tata Jalan Suryakencana Menjadi 10 Koridor Bertema

“Dampak arus kendaraan terjadi lengang dan tak terjadi penumpukan arus dari Jakarta dan sebaliknya menuju Puncak,” kata Ade Yasin.

Ade Yasin menegaskan, kelengang jalur Puncak lebih disebabkan menyusul tiga Kecamatan di kawasan itu, zona merah, penyebab sepinya kunjungan wisatawan di akhir tahun sepi. Sejalan harapan Pemkab Bogor, mencegah penularan virus Covid-19 di objek wisata. “Tim gabungan Satgas Covid-19 bakal gelar rapid test antigen jelang tahun,” kata Bupati. (Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here