SEMARANG — Di tengah ancaman krisis iklim, banjir, dan degradasi lahan yang kian nyata, Rotary International District 3420 menegaskan komitmennya merawat bumi melalui Gerakan Rotary Hijaukan Negeri (GRHN). Aksi penghijauan ini digelar di dua kawasan strategis, yakni Bumi Perkemahan (Buper) Harda Walika, Jatirejo, Gunungpati, Kota Semarang, serta wilayah Indrokilo, Lerep, Ungaran Barat, Minggu (1/2/2026).
Gerakan ini tidak sekadar menanam pohon, tetapi menekankan kemitraan jangka panjang dengan masyarakat agar setiap bibit yang ditanam tumbuh, terawat, dan memberi manfaat ekologis secara berkelanjutan.
District Governor Rotary District 3420, Dyah Anggraeni menyampaikan bahwa GRHN merupakan bagian dari supporting environment, salah satu dari tujuh area fokus Rotary International. Menurutnya, krisis lingkungan yang ditandai dengan banjir dan kerusakan ekosistem menjadi peringatan penting bagi semua pihak untuk bertindak bersama.
“Menanam pohon adalah langkah awal. Yang terpenting adalah perawatan dan komitmen bersama agar pohon-pohon ini tumbuh kuat untuk generasi mendatang,” ujar Dyah.
Mengusung tema “Bersama Menghijaukan, Bersama Menguatkan”, Rotary memilih lokasi dengan karakter berbeda. Di kawasan Buper Harda Walika, Rotary bekerja sama dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang serta Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Tengah. Sebanyak 325 bibit pohon ditanam untuk memperkuat fungsi ruang terbuka hijau sebagai paru-paru kota sekaligus daerah tangkapan air.
Sementara itu, di kawasan hulu Gunung Ungaran, tepatnya di Indrokilo, Lerep, Rotary menggandeng masyarakat setempat dan komunitas Rumanfaat untuk menanam 1.050 bibit pohon secara bertahap. Bibit juga diserahkan kepada warga di kawasan Iriban, wilayah sumber mata air, guna menumbuhkan rasa kepemilikan dan menjaga fungsi resapan air gunung.
Ketua Pelaksana GRHN, Linggayani Soentoro, menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan tidak diukur dari banyaknya pohon yang ditanam, melainkan dari kesinambungan perawatan dan pemantauan tanaman.
“Apa yang kita tanam hari ini tidak berhenti hari ini. Kami berkomitmen menjaga komunikasi dan melakukan pemantauan sebagai bentuk tanggung jawab bersama,” katanya.
Gerakan ini juga mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Kwartir Daerah (Waka Kwarda) Pramuka Jawa Tengah, Hernowo. Ia menilai GRHN sejalan dengan nilai Dasa Dharma Pramuka, khususnya cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter bagi generasi muda.
Apresiasi serupa disampaikan perwakilan Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Semarang, Puput CN. Menurutnya, penghijauan di kawasan Buper Jatirejo berdampak langsung terhadap kenyamanan lingkungan serta memperkuat fungsi kawasan sebagai ruang pendidikan dan daerah resapan air.
Melalui Gerakan Rotary Hijaukan Negeri, Rotary District 3420 menegaskan perannya tidak hanya sebagai organisasi pelayanan kemanusiaan, tetapi juga mitra strategis masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, dari kawasan perkotaan hingga wilayah hulu.
(Christian Saputro)




