Dayah Amal Pusat Hari Santri Nasional VI Aceh Timur, Kakankemenag Bertindak Pembina Upacara

Sumatera Post.co, Aceh Timur – Kantor kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur melaksanakan kegiatan peringatan upacara hari santri nasional VI Tahun 2020 yang dipusatkan di Dayah Amal Desa Beusa Sebrang Kecamatan Peureulak Barat .Kamis (22 Oktober 2020).

Seluruh peserta upacara umumnta santri Dayah Amal dengan memakai pakaian khas santri diantaranya kain sarung, baju putih dan kopiah serta Ridak, bertindak  langsung sebagai Pembina Upacara Kakan kemenag Aceh Timur H.Salman S.Pd M.Ag.

Seperti upacara umumnya, peringatan hari santri nasional diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu wajib juga menyanyikan mars santri yang dinyanyikan oleh paduan suara Dayah Amal Kecamatan Peureulak Barat.

Dalam amanatnya Pembina upacara  membacakan amanat tertulis Menteri Agama. Bahwa isi amanat tersebut Belajar dari sejarah perjuangan Indonesia Pemerintah sudah sepatutnya memberikan apresiasi bagi perjuangan kaum  santri  yang  secara  nyata  memberikan  andil besar  bagi  terbentuk  dan  terjaganya  Negara Kesatuan  Republik  Indonesia  (NKRI).

Kita Patut bersyukur Bahwa Kalangan Santri memiliki hari yang sangat teristimewa, dimana tanggal 22 Bulan Oktober telah ditetapkan oleh Presiden RI Joko widodo menjadi hari santri Nasional  melalui keputusan Presiden nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri.

Selain penetapan hari  santri, Santri dan pesantren juga telah memiliki Undang-undang  nomor 18 Tahun 2019 tentang pesantren.

Undang –Undang ini memberikan Afirmasi, Rekongnisi, dan Fasilitasi terhadap pesantren dalam melaksanakan Fungsi Dakwah dan fungsi pemberdayaan Masyarakat.

Untuk peringatan hari Santri Tahun ini secara Khusus mengusung Teman “Santri Sehat Indonesia Kuat” Isu kesehatan diangkat berdasarkan Fakta bahwa dunia internasional, tak kecuali indonesia, saat ini, tengah dilanda Pandemi global Covid-19.

Tema ini adalah jawaban dari komitmen kita bersama dalam mendorong kemandirian  dan kekhasan pesantren, saya yakin jika santri dan keluarga besar pesantren sehat, bisa melewati Pandemi Covid-19 ini dengan baik, Insya allah negara kita juga akan sehat dan kuat.

Kita semua sadar sepenuh nya bahwa pesantren adalan entitas yang rentan dengan persebaran Covid 19.

keseharian dan pola komunikasi para santri yang terbiasa tidak jarak antara satu dengan yang lainnya adalah model komunikasi yang islami, unik dan khas, namun sekaligus juga rentan terhadap penularan Virus.

Akan tetapi tidak pula dapat dipungkiri pengalaman beberapa pesantren yang berhasil melakukan upaya pencegahan, pengendalian dan penanganan dampak pandemi Covid-19 menjadi bukti nyata bahwa pesantren juga memiliki kemampuan ditengah berbagai keterbatasan fasilitas yang dimiliki.

Modal utamanya adalah tradisi kedisiplinan yang selama ini diajarkan kepada para santri, keteladanan dan sikap kehati-hatian,Kiai dan pimpinan pondok pesantren, karena mereka akan mengutamakan keselamatan santri dibandingkan lainnya.

Kita semua berikhtiar agar pandemi segera berlalu,keluarga besar pesantren,Santri,Masyarakat indonesia dan warga dunia  bisa melewati pandemi ini dengan baik.

Terimakasih kepada seluruh santri Indonesia  atas peran dan kontribusinya kepada umat bangsa dan Negara.

Dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya ucapkan “Selamat Hari Santri 2020, Mari kita Kepalkan Tangan dengan bersama- sama Mengucapkan “Santri Sehat Indonesia Kuat” Sebayak Tiga kali demikian isi bacaan dari Menteri Agana oleh Kakan kemenag Aceh Timur.

Dalam kesempatan yang sama Kasi PD Pontren Jakfar S.Sos.I meyampaikan Acara Hari Santri kali ini di rangkai dengan Takziah Zikir dan Do’a , Peyerahan Izin operasional Dayah Nurul Ulum Peureulak serta Atraksi perjuangan Santri.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kakan Kemenag Aceh Timur H Salman SPd, M.Ag, Kasubbag TU H Akly SAg MH , Para Kasi, Muspika dan Muspida, Para pimpinan Pompes, Para Kepala KUA dan perwakilan Para kepala Madrasah.(TB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here