Dendi Ajak Seluruh Masyarakat, Lupakan Perbedaan Bersatu untuk Pembangunan di Bumi Andan Jejama

Pesawaran , Sumatera Post – Pada kesempatan ramah tamah yang digelar secara virtual, usai dilantik Bupati Pesawaran, mengungkapkan, hari ini adalah puncak iklim demokrasi yang telah kita lakukan pada tahun lalu.

“Pesta demokrasi sudah selesai, pada hari ini saya dan Pak Marzuki telah resmi dilantik, dan ini sudah tidak ada lagi perbedaan 01 ataupun 02, yang ada saat ini adalah persatuan untuk kemajuan dalam pembangunan Pesawaran,” tegasnya ,Jumat (26/2/2021)

Baca Juga :  Bupati Pesawaran Gelar Silaturahmi di Dua Kecamatan Sekaligus Memberikan Bantuan

Pada kesempatan ini,” ia juga mengucapkan rasa terimakasih kepada seluruh elemen, baik dari penyelenggara, TNI Polri yang mengamankan jalannya Pilkada yang berlangsung, dan juga partisipasi masyarakat yang telah ikut menyumbangkan suaranya untuk kesuksesan pesta demokrasi.

“Kita ketahui tahun lalu, merupakan tahun yang sulit karena pelaksanaan Pilkada dilangsungkan ditengah pandemi Covid-19, disatu sisi kita harus mementingkan keselamatan semua pihak, namun disisi lain kita harus tetap menjalankan demokrasi yang memang sudah sewajibnya kita jalankan, namun saya bersyukur semua sudah usai dan berjalan dengan aman, damai dan kondusif,” ulasnya

Baca Juga :  Danpos Ramil Tegineneng Awasi Pelaksanaan Swab Test Terhadap Keluarga Pasien Covid-19

Dia berjanji berupaya agar dapat selalu menjaga amanah dan kepercayaan yang diberikan seluruh masyarakat Pesawaran, dan berupaya dapat
meningkatkan kinerja agar pembangunan di Pesawaran lebih maksimal

“Banyak sektor yang menjadi perhatian, mulai dari pendidikan yang ada, pelayanan kesehatan ini juga kami menginginkan semua masyarakat dapat merasakan, dan juga infrastruktur yang ada, memang tidak bisa semua, namun saya berjanji akan memberikan yang lebih baik lagi dibanding periode sebelumnya,” dia juga meminta pada seluruh masyarakat di Bumi andan jejama ini, senantiasa dapat mendoakanya, dan mengingatkan nya , dia ,”mengaku sebagaimanusia biasa tentu tidak lepas dari hilaf dan dan lupa, kilahnya, (Muhajirin)

Baca Juga :  Jadikan Bulan Suci Ramadan Ajang Silaturohim Menyapa Masyarakatnya di Kabupaten Pesawaran

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here