Di Kota Bogor, Seribu Orang Dirumahkan 20 di PHK

SumateraPost, Bogor– Pemkot Kota Bogor, mencatat sedikit 1.000 orang dirumahkan tanpa gaji dan 20 orang lainnya di putus hubungan kerja. Mereka berasal dari lima perusahaan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Bogor, Elia Buntang menyebutkan, dari 1.020 karyawan, 1.000 orang dirumahkan dan 20 orang lainnya di PHK.

“Data ini per tanggal 4 Maret, sumbernya dari 5 perusahaan. Terkait hal ini yang sudah disampaikan ke provinsi,” kata Elia Bintang saat dihubungi, Kamis (9/4/2020).

Karyawan yang terkena PHK maupun dirumahkan akibat terdampak virus corona Covid-19. Namun demikian Elia meminta untuk segera melapor ke dinas terkait. Kemudian mengisi biodata secara online melalui http://bit.ly/pendataanpekerjainformal.

Menurutnya, bagi yang sudah mengisi biodata, pemerintah nantinya akan memverifikasi data tersebut untuk memberikan insentif lewat program Kartu Prakerja kepada para pekerja yang di-PHK dan dirumahkan.

“Pendataan kita buka secara online rencananya sampai tanggal 8 April, tetapi kemungkinan besar diperpanjang hingga 11 April. Setelah mendaftar secara online, nanti diverifikasi oleh pihak provinsi,” kata Elia.

Menurutnya, Jawa Barat akan memperoleh kuota kartu prakerja sekitar 900 ribu. Namun Elia belum mengetahui berapa kuota yang akan diberikan untuk Kota Bogor.

“Mudah-mudahan dari jumlah itu, pengajuan untuk di Kota Bogor terpenuhi secara maksimal,” katanya.(Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here