Diduga Bank Nagari Berulah, Nasabah Dirugikan, DPD PJI-Nusantara Murka

Sumaterapost.co | Pasaman – Perbuatan melawan hukum diduga dilakukan salah satu oknum pegawai PT Bank Nagari cabang Tapus, Kabupaten Pasaman terhadap beberapa warga Kabupaten Pasaman sudah berjalan beberapa bulan terakhir.

Namun pada akhir tahun 2021 salah satu Nasabah Bank Nagari oknum PNS inisial JW yang diduga menjadi korban, keberatan dan menceritakan keanehan yang dia alami, terkait gaji yang dia terima masih dipotong pihak Bank Nagari perbulannya.

Menurut JW, “memang pernah meminjam kepada Bank Nagari tersebut, namun belum sampai pada batas akhir bulan atau tempo, pembayaran pinjaman sudah kami lunasi,” katanya.

Baca Juga :  Bapisah Bukan Bacarai, AKP Yonni Asra Idola Masyarakat Pasaman

Terhitung 09 September 2021 utang kami kepada pihak Bank Nagari sudah kami lunasi, bahkan jaminan yang dipakai untuk syarat meminjam sudah dikembalikan kepada kami, namun kenapa Gaji saya masih dipotong sampai sekarang, empat bulan sudah berjalan.

“Sementara Ewin selaku ketua DPD  Perkumpulan Jurnalis Independen Demokrasi (PJID) – Nusantara Pasaman meminta pihak Bank Nagari mengevaluasi kinerja Kepala cabang Bank Nagari Tapus karena kami menduga terlalu lemahnya kontrol serta pengawasan kinerja dilingkungan Bank Nagari cabang Tapus, sampai terjadi kejahatan luar biasa memperkaya diri ini, 4 bulan baru ketauan.”

Baca Juga :  Penyegaran, Polres Pasaman Sertijab Beberapa Orang Perwira

“Saya menduga permasalahan dilingkungan Bank Nagari adanya oknum yang bermain, Saran saya kepada Nasabah yang merasa dirugikan agar segera melaporkan ke pihak penegak hukum, apabila mengetahui data penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan Bank Nagari karena semua sama kedudukan dihadapan hukum,” ungkapnya.

Perlu diketahui, ini diduga melanggar pasal 2 ayat (1) Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi junto pasal 55 ayat 1 KUHP.

Baca Juga :  Wabup Sabar AS Pimpin Apel Memperingati 2 Hari Besar Nasional

Saat di konfirmasi kepala cabang Bank Nagari Tapus Defrizon menjelaskan, dalam hal ini diduga yang bermasalah ada satu orang oknum pegawai Bank Nagari, sekarang status yang bersangkutan sudah menjalani proses pemeriksaan di Padang.

“Untuk sementara ini belum bisa kami jelaskan secara detil, baik berapa jumlah kerugian maupun berapa orang yang di anggap menjadi korban dari perbuatan beliau,” katanya.

Tim