Diduga Direktur PT Perkebunan Nusantara Aceh Jadikan Karyawan Sebagai PRT Pribadi

LANGSA, SumateraPost – Direktur PT.Perkebunan Nusantara (PTPN) Aceh, diduga telah menjadikan salah seorang karyawan perusahaan KM (52) sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT) di kediaman pribadi Direktur di Medan, Sumatera Utara.

Dugaan tersebut disampaikan oleh Danil Putra A (36) anak dari karyawan KM kepada Sumatera post.co melalui wharshapp, Rabu, 3 Februari 2021, Menurutnya, tindakan tersebut tidak sesuai dengan tugas pokok dan fungsi karyawan perusahaan sebagaimana pengangkatan saat pengangkatan.

“Saya sebagai anak sangat berkeberatan dengan tindakan Direktur PT.Pekerbunan Nusantara (PTPN),Aceh yang menjadikan ibu saya sebagai pembantu di rumah pribadinya di Medan. Tindakan ini menurut saya telah menjatuhkan harga diri keluarga, karena saat pengangkatan dulu ibu saya berstatus karyawan bukan pembantu rumah tangga pribadi,” sebut Danil.

Baca Juga :  Geuchik Salahuddin Undang Wakil Walikota Langsa Gotong Royong Bersama

Danil menjelaskan, dugaan pengalihan kerja ibunya menjadi pembantu di rumah pribadi Direktur PT.Perkebunan Nusantara di Medan, Sumatera Utara berlangsung sejak Sabtu, 30 Januari 2021. Dimana dalam pekerjaannya KM menangani pekerjaan rumah tangga mulai dari dapur sampai sumur, yang notabanenya itu bukan pekerjaan seorang karyawan dengan Pendidikan SPK.

Lanjutnya, keberatan dirinya atas pengalihan KM menjadi pembantu di rumah pribadi direktur PTPN Aceh ini telah disampaikan secara formal kepada pihak Direksi PT.Perkebunan Nusantara di Langsa. Bahkan, dirinya telah berkoordinasi langsung dengan pihak perusahaan terkait keberataannya.

Baca Juga :  Maimunah dan Ramli Di Kunjungi ketua KBS Agus Mandor

“Saya tidak terima dan minta pihak PTPN Aceh, untuk berhenti memperlakukan ibu saya sebagai pembantu, karena ini perbuatan sewenang-wenang. Bila pihak perusahaan tidak mengindahkannya, maka saya akan melaporkan perkara tersebut ke Dinas Ketenagakerjaan Kota Langsa dan Provinsi, bahkan ke kementerian BUMN,” tegas Danil lagi.

Danil menambahkan, saat ini dirinya masih menunggu itikat baik PT.Perkebunan Nusantara Aceh untuk memulangkan ibunya dari rumah pribadi Dirut di Medan ke Kota Langsa. Karena sampai saat ini, ibunya belum diperbolehkan untuk keluar dan masih di tahan di rumah Direktur dimaksud.

Baca Juga :  Setdako Banda Aceh, Monev ke Aceh Timur Terkait Penerapan E- Kenerja Yang di Terapkan Pemkab

Sementara itu Humas PTPN1 Langsa, Saifullah saat dikonfirmasi terkait karyawan yang dijadikan PRT di rumah pribadi Direktur via telepon selularnya mengatakan, bahwa dirinya tidak berwenang menjawab perihal dimaksud.

“Maaf, saya tidak berwenang menjawab perihal ini, terkait pemberian kerja karyawan ini tanggungjawab bidang SDM. Apalagi persoalan ini masih internal perusahaan dan masih kewenangan pejabat terkait,” sebut Saifullah.

Sebagai informasi, KM menjadi karyawan perusahaan berplat merah ini terhitung sejak 21 November 1996, golongan ID/5 dengan Pendidikan SPK. Rekam jejak kerja KM dimulai dari perawat di Rumah Sakit Umum Cut Mutia PT.Perkebunan Nusantara,Aceh di Langsa. (Mustafa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here