Diduga Tak Mampu Lunasi, PT.Perkebunan Mitra Ogan Hanya Bisa Mencicil 30 juta Perbulan

Sumaterapost.co, Jakarta – Tak mampu melakukan kewajiban piutang hampir 6 (enam) milyar Rupiah, PT.Perkebunan Mitra Ogan yang beralamat di Jalan Kolonel Haji Burlian KM. 9, Sukarame, Sukarami, Kec. Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan terhadap PT. PURNAMA BOHLER TECHNOLOGI Terancam akan di somasi dan di laporkan ke Komisi pemberantasan Korupsi ( KPK).

Hal itu di sampaikan kuasa hukum PT.PURNAMA BOHLER TECHNOLOGI “LAWFIRM, LEGAL CONSULTANT & MEDIATOR “ SULHAN, MELVA, SYAKHRUDDIN AND PARTNERS bahwa selama dari tahun 2017 pihak PT.Perkebunan Mitra Ogan sengaja tidak mau membayar kewajiban kepada PT. PURNAMA BOHLER TECHNOLOGI.

“Mereka mengirimkan surat kemampuan hanya 30 juta perbulan, apa yang mereka mau, mau giring kasus ini ke arah perdata“ Ungkap Kuasa Hukum PT. PURNAMA BOHLER , MELPA TAMBUNAN, SH., MKn di kantornya di Ruko ITC BSD Blok R No 3A & 5 Jl Pahlawan Seribu Serpong Kota Tangerang Banten.

Baca Juga :  Ketua Umum Awni Mendukung dan Ikut Menggiring Proses Kasus Pers Plat Merah

Lebih lanjut MELPA TAMBUNAN mengatakan bahwa, dugaan korupsi di PT.Perkebunan Mitra Ogan ini nampak terlihat, karena dengan mengabaikan kewajiban piutang dari tahun 2017, ada dugaan banyak pejabat di lingkungan perusahaan tersebut bermain dan menganggap remeh atas kewajiban mereka kepada PT. PURNAMA BOHLER.

“Maka selain mensomasi,kami juga akan melaporkan kasus ini ke KPK dan kementrian BUMN, karena tidak mungkin menurut kami Perusahaan sekelas PT.Perkebunan Mitra Ogan yang asetnya ratusan milyar hanya mampu membayar sebesar 30 juta perbulan dengan cicilan,mau sampai kapan lunas nya” Tegas MELPA TAMBUNAN, SH., MKn, Kamis ( 3/12/2010) Malam.

Baca Juga :  Kasus Ujaran Kebencian Natalius Pigai, Polri Terapkan Konsep Presisi

Menurut MELPA TAMBUNAN, SH., MKn, sudah seharus nya KPK turun gunung, kenapa perusahaan sebesar PT.Perkebunan Mitra Ogan tidak bisa menyelesaikan kewajibannya yang tidak begitu besar, serta sudah seharusnya para pejabat yang berwenang harus di periksa,karena PT. PURNAMA BOHLER TECHNOLOGI sudah menyelesaikan semua kewajiban pekerjaan yg sudah terkontrak dengan baik.sebagai rekanan PT.Purnama Bohler Technologi merasa sangat di rugikan dan sangat terganggu cashflow perusahaan yang tidak berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Ketua Umum Awni Mendukung dan Ikut Menggiring Proses Kasus Pers Plat Merah

“Kami masih membuka jalan damai untuk PT.Perkebunan Mitra Ogan agar segera untuk menyelesaikan kewajiban nya kepada klien kami, tapi bila tidak mempunyai niat baik, maka jalur hukum akan kami lakukan” Pungkas MELPA TAMBUNAN, SH., MKn.

Awak media juga menghubungi PT Perkebunan Mitra Ogan,Namun saat di hubungi telephone berdering dengan nada Faximile serta Mencari nomor yang bisa di hubungi kuasa Hukum PT Perkebunan Mitra Ogan “Kantor Advokat” Hayudin Yakub, SH dan Rekan.

Sampai berita ini di tayangkan PT Perkebunan mitra Ogan Dan Kuasa Hukum nya belum memberikan keterangan. ( Ls).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here