Diduga Warga Dagang Kerawan Tewas Bunuh Diri di Aliran Sei Ular

SumateraPost – Ajis Surya (38) Warga Jl.Pancasila Gang Mulyo Dsn l Desa Dagang Kerawan Kec.Tanjung Morawa di temukan Tewas mengapung di Bantaran (Pinggir) Sei Ular Desa Batang Terap Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (10/10/2020).

Di lansir dari keterangan Kapolres AKBP Robin Simatupang di dampingi Kapolsek Perbauangan AKP V.Simanjuntak kepada Wartawan” Membenarkan ada penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas dan hanya mengenakan pakaian dalam, jasad pertama kali di temukan oleh Hermanto Warga Gang Sawo, Kelurahan Melati 1 Kec.Perbaungan,melihat ada mayat langsung menghubungi polsek setempat, dan Warga setempat sempat Heboh” mengira korban Pembunuhan,

Lanjut Kapolres” Kemudian di lakukan Olah TKP, dan tidak ada di temukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban, setelah dilakukan olah TKP , kemudian Jenajah di bawa ke RSU Sultan Sulaiman, namun demikian Kami tidak dapat menduga-duga, Kepolisian tetap akan melakukan penyelidikan, ujar AKBP Robin

Di ambil dari keterangan Temon (50) Kepala Dusun l tempat tinggal korban Desa Dagang Kerawan, Kec.Tanjung Morawa, Kab.Deli Serdang,

Temon Kepala Dusun l Desa Dagang Kerawan menerangkan kepada Awak Media ” Korban bernama Ajis Surya berusia (38) tahun, Istri nya bernama Ira dan mereka mempunyai dua orang anak, pertama kali saya mendengar berita ini sekira pukul 13:00 wib selepas Juhur, Saya kemudian datang ke rumah korban dan Kaur Desa Lilik dan Hendra ke TKP melihat jenajah Almarhum, kemudian Jenajah Tiba di rumah duka habis Maghrib.

Masih Temon ” Saya sempat menanyakan pada pihak keluarga, menurut keterangan bahwa korban sebelum nya pada malam Sabtu masih pigi jalan-jalan keluar beli nasi goreng bersama istri dan anak nya, namun saat subuh sekira pukul 05:00 wib istri nya Ira terkejut liat suaminya tidak ada di kamar dan pintu juga tidak terkunci, semua sepeda motor dan dompet tidak ada di bawa,kemudian saya sempat juga berbincang dengan rekan-rekan kerjanya ,Bahwa Almarhum dalam munggu-minggu ini di duga kesulitan ekonomi, karena rekan kerja nya bilang sama saya saat takjiah,, Almarhum sempat minjam-minjam uang sama rekan kerja nya,tapi tidak ada yang ngasi,karena lagi sulit semua,

Kemudian Abang kandung Almarhum Ari tetap merasa kurang puas dan kabarnya ingin melakukan otopsi ulang terhadap jenazah Almarhum Adik nya tersebut,ujar Temon.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here