Dinas Sosial Sosialiasi dan Bimtek Mandiri Aplikasi Siks-NG dan Verifikasi Validasi Data DTKS

Sumaterapost, Lambar – Dinas Sosial kabupaten Lampung Barat melakukan sosialiasi dan Bimtek Mandiri aplikasi Siks-NG dan verifikasi validasi data DTKS Lampung Barat yang diikuti oleh operator siks NG pekon/kelurahan se lampung barat di Aula Pemda Lambar, Jum’at 11/06.

Kepala dinas Sosial Lambar Jaimin dalam sambutannya mengatakan “Perlu dilakukan sinkronisasi dan Verifikasi Validasi Data Terpadu Kesejahteran Sosial (DTKS)
Kabupaten Lampung Barat agar seluruh penerima program Bantuan Sosial Tepat sasaran,
Perbaikan data dari DTKS ini menjadi kunci penyaluran bansos untuk menurunkan angka
kemiskinan di Kabupaten Lampung Barat.

Jaimin juga menambahkan Persoalan utama dalam penyelenggaraan bansos, adalah akurasi data penerima bantuan,
yang meliputi kualitas data penerima bantuan, transparansi data, maupun pemutakhiran data
DTKS sangat penting untuk segera diperbaiki melalui kegiatan verifikasi validasi data minimal
satu kali dalam setahun.

Baca Juga :  Bupati Hi. Parosil Mabsus Menerima Kunjungan Silaturahmi Kajati Lampung Dr. Heffinur

Serta, updating data kemiskinan secara menyeluruh harus dilakukan
dan secara bersamaan untuk meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam melakukan pemutakhiran dan pendataan kemiskinan DTKS perlu terus dilakukan perbaikan, Tidak hanya menjaring keluarga miskin dan rentan yang telah tercatat dalam DTKS, tetapi juga menjaring orang miskin baru yang belum terdata untuk dapat diusulkan dalam DTKS kegiatan Verifikasi dan Validasi dan Pemutakhiran DTKS 2021 adalah momentum dalam
menyediakan data Program Perlindungan Sosial yang lebih berkualitas dan termutakhir.

Baca Juga :  Bupati Hi. Parosil Mabsus Menerima Kunjungan Silaturahmi Kajati Lampung Dr. Heffinur

DTKS Kabupaten Lampung Barat belum pernah diperbarui dan di update sejak tahun 2017,
Pemutakhiran DTKS perlu di dorong menjadi kegiatan rutinitas di Pekon dan kelurahan sebagai garda terdepan dalam pendataan serta mengintegrasikan seluruh data penerima Bansos di masa pandemi dalam satu basis data.

Hal ini tidak hanya memperbaiki data DTKS agar selalu termutakhirkan, namun yang tidak kalah penting adalah menjaring rumah tangga baru yang layak di usulkan untuk ditetapkan dalam DTKS untuk mengurangi exclusion error atau kesalahan karena tidak memasukkan rumah tangga miskin yang seharusnya masuk ke
dalam data.

DTKS Operator SIKS-NG Pekon/kelurahan merupakan Pejuang pejuang DTKS dan sebagai ujung tombak dan untuk dapat lebih aktif dalam melakukan perbaikan data DTKS , Data akan sulit berubah, apabila dari bawah tidak dilakukan perubahan dan pemutahiran.

Baca Juga :  Bupati Hi. Parosil Mabsus Menerima Kunjungan Silaturahmi Kajati Lampung Dr. Heffinur

Dampak bila tidak dilakukan pemutakhiran dan verifikasi dan validasi DTKS dikhawatirkan
akan terjadi cleansing data by System (kehilangan dan penghapusan data oleh system) yang mengakibatkan salah satu diantaranya orang tidak mampu yang dikeluarkan dari data
penerima bantuan hanya karena data yang tidak sesuai.

Langkah ini sekaligus menghindarkan tumpang tindih nama penerima untuk memberikan kepastian dan transparansi kepada para pengguna data sekaligus memastikan ketepatan sasaran penerima manfaat agar terhindar
dari kesalahan penyaluran Bansos tutup Jaimin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here