Dinilai Tidak Beretika,Wali Murid Sesalkan Sikap Oknum Guru SMPN 1 Sukadana

Sumaterapost.co, Lampung Timur – Salah satu Wali Murid SMPN 1 Sukadana kabupaten Lampung timur (Lamtim) sesalkan sikap Arogan dan dinilai tidak Beretika yang dilakukan oleh oknum guru sekolah setempat,dari kejadian tersebut ahirnya pihak sekolah meminta maaf,Rabu (05/05/2021)

Menurut Ujang (wali murid),saat itu dia datang kesekolah berniat untuk melegalisir ijazah anaknya,dengan duduk diruang tunggu dan keadaan sekolah masih lengang.

“saya kaget dengan tiba-tiba datang oknum guru itu,langsung ngomong dengan gaya ‘preman’ dengan nada keras ” Itu Mobil siapa didepan ,mobil Kamu Ya,coba pinggirin karena mobil kamu mengganggu Tukang Kerja,kamu belum tau siapa ya,”ungkap Ujang menirukan bahasa oknum guru itu.

Baca Juga :  Dugaan Penggelapan Alat Pertanian, Oknum Gapoktan Lecehkan Profesi Jurnalis

“Tadi juga allhamdulillah sudah saling memaafkan,dan saya berharap kejadian seperti jangan sampai terulang kembali dengan wali murid lainnya,karena dunia pendidikan harus mencerminkan teladan yang baik”tambah Ujang

Atas kejadian tersebut wartawan sumaterapost mendatangi SMPN 1 Sukadana,oknum guru tersebut diketahui bernama Soni,dan Soni mengakui kesalahannya,dan atas khehilafannya tersebut ia menyampaikan permohonan maaf.

“sebenarnya saya tidak ada niatan untuk menyinggung atau bersikap tidak sopan,tapi saya mengaku,memang saya keceplosan “ngomong”,saya mohon maaf,ujarnya yang didampingi Guru Evita.

Baca Juga :  Dugaan Penggelapan Alat Pertanian, Oknum Gapoktan Lecehkan Profesi Jurnalis

Kemudian dikesempatan tersebut kepala sekolah Sapto Priyono yang diwakili ibu Evita Kurniawan kepada Sumaterapost.co menyampaikan permohonan maaf atas ketidak nyamanan dan hal ini bukan berarti atas dasar kesengajaan,namun merupakan suatu kehilafan.

“Saya atas nama keluarga besar SMPN 1 Sukadana mohon maaf atas kejadian ini,saya yakin pak Soni juga sebenarnya tidak ada niatan demikian,memang karakter beliau kalau bicara agak keras,tapi tentu dari kejadian ini akan menjadi evaluasi kami,dan kami pihak sekolah akan melakukan teguran” kata Evita.(SMS)

Baca Juga :  Dugaan Penggelapan Alat Pertanian, Oknum Gapoktan Lecehkan Profesi Jurnalis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here