Dituntut 20 Tahun, Keluarga Korban Minta Pelaku Dihukum Berat

Sumaterapost.co – Terdakwa Rhama Dian Bhara, warga Jalan Yos Sudarso, Pidada, Kecamatan Panjang, Bandarlampung, kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang. Terdakwa merupakan pelaku pembunuhan terhadap rekannya di depan pelabuhan Peti Kemas Pajang beberapa waktu lalu.  

Pada sidang yang beragendakan tanggapan Jaksa atau replik itu JPU Tika menyatakan, menolak pembelaan dari terdakwa dan tetap pada tuntutannya yang menuntu
t terdakwa selama dua puluh tahun. Pertimbangannya, terdakwa terbukti melakukan pembunuhan hingga menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

“Kami tetap pada tuntutan, karena terdakwa terbukti melakukan pembunuhan terhadap korban,” kata JPU
.

Terpisah, Indra selaku adik korban mengatakan, dirinya berharap terdakwa dikenakan hukuman sesuai dengan tuntutan jaksa. Sebab, menurutnya korban tidak mengetahui apa-apa dan tiba-tiba terjadi pembunuhan.
 “Kalau bisa terdakwa dikenakan hukuman maksimal ataupun lebih tinggi dari tuntutan jaksa,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, jika putusan mendatang bahwa terdakwa dikenakan hukuman dibawah dari tuntutan jaksa maka dirinya akan mengajukan banding bersama jaksa. “Kami akan mengajukan banding, jaksa pun begitu,” tutupnya.

Dalam dakwaan jaksa disebutkan, pembunuhan itu terjadi pada 20 Maret 2017 lalu. Pembunuhan itu terjadi dilatari dengan hubungan asmara. Saat itu, terdakwa mendapatkan pesan melalui facebook memintanya untuk bertemu didepan pintu terminal Peti Kemas.

Usai bertemu, terdakwa dengan Hendra terjafi cekcok sehingga terjadi perkelahian yang menyebabkan tewasnya korban saat menuju ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo karena kehabisan darah.
 (le)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here