SumateraPost, Binjai – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Binjai dan LAZNAS Yatim Mandiri Sumatera Utara menandatangani nota kesepakatan bersama (MoU) Pembentukan Sanggar Genius Berbasis Masjid, di Warung Moro Tresno, Jalan Tengku Amir Hamzah, Kecamatan Binjai Utara, Selasa (12/10/2021) malam.
Nota kesepakatan bersama masing-masing ditandangani Ketua PD DMI Kota Binjai, Letkol (CKM) dr H Darma Malem SpTHT-KL, dan Kepala Perwakilan LAZNAS Yatim Mandiri Sumatera Utara, Rizkil Asri SPdI, disaksikan (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Binjai, H Hamidan, dan perwakilan LAZNAS Yatim Mandiri Kota Binjai, Rizal, dan Manajer Program Yatim Mandiri, Muhammad Al-Jufri.
Ketua PD DMI Kota Binjai, Letkol (CKM) dr H Darma Malem SpTHT-KL, mengatakan pembentukan sanggar genius berbasis masjid merupakan bagian dari program kerja dan komitmen DMI Kota Binjai dalam meningkatkan peran strategis masjid sebagai sarana edukasi umat dan pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi muda Muslim Kota Binjai, khususnya bagi anak-anak yatim piatu dari keluarga kurang mampu.
Dalam pelaksanaannya, DMI Kota Binjai bekerjasama dengan Badan Kemakmuran Masjid (BKM) membentuk kelompok belajar bagi anak dan remaja berlatar belakang pelajar di lima masjid dari masing-masinh kecamatan di Kota Binjai, yang materi pembelajarannya dikhususkan untuk mata pelajaran agama Islam dan matematika.
“InsyaAllah, pada pekan depan program ini sudah mulai dilaksanakan di dua masjid percontohan yang ada di Kota Binjai. Tinggal kita merencanakan grand openingnya saja,” ujar Darma Malem, yang dalam kegiatan itu turut dinobatkan sebagai Ayah Yatim Kota Binjai.
Sementara itu, Kepala Perwakilan LAZNAS Yatim Mandiri Sumatera Utara, Rizkil Asri SPdI, menyatakan, kerjasama pihaknya dengan DMI Kota Binjai diharapkan akan sangat membantu anak-anak yatim piatu di Kota Binjai, terutama dalam memenuhi hak mereka untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas.
Sebaliknya, meskipun target awal pembentukan sanggar genius baru mencakup lima masjid di setiap kecamatan, namun dia juga mengharapkan masjid-masjid lainnya di Kota Binjai ikut menjalankan program strategis ini dengan memanfaatkan dana kas masjid bekerjasama dengan LAZNAS Yatim Mandiri.
“Tentu saja kami dan kita semua sangat berharap, program Sanggar Genius Berbasis Masjid yang dicanangkan DMI Kota Binjai ini akan mampu menjadikan anak-anak yatim piatu ini tampil sebagai sosok Muslim yang cerdas, relijius, mandiri, dan mampu bersaing dengan anak-anak lain yang bukan yatim piatu,” ungkap Rizkil Asri. (andi)




