DPKH Brebes Mulai Bangun Bioreaktor Kapal Selam Bersamaan Adanya TMMD Reguler

Brebes SumateraPost.co – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Brebes, merealisasikan pembuatan Bioreaktor Kapal Selam (BKS) di desa yang menjadi sasaran program TMMD Reguler 109 Kodim 0713 Brebes, Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Dijelaskan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Brebes, drh. Ismu Subroto, M.Si, bahwa BKS itu sedang diawali pembuatannya di Dukuh Maribaya, Desa Kalinusu, untuk membangun desa mandiri energi dari pemanfaatan limbah kotoran ternak kambing/sapi milik warga setempat.

“Bio Reaktor Kapal Selam ini diharapkan menjadi solusi 150 Kepala Keluarga (KK) pra sejahtera di Dukuh Maribaya, dukuh yang terpencil dan terisolasi dari desanya Kalinusu,” bebernya, Rabu (24/9/2020).

Dijelaskannya lanjut, penataan kawasan ternak milik masyarakat setempat itu dimulai dari tiga kelompok ternak di RT. 01 RW. 07, yang sudah memiliki 300 ekor kambing jenis Jawa Randu.

“Dari BKS itu akan dihasilkan 3 produk yang meliputi gas untuk kebutuhan memasak, pupuk, dan juga listrik 10 ribu watt,” imbuhnya.

Untuk listrik berkapasitas 10 ribu watt itu, dapat menerangi setidaknya 22 rumah, dengan asumsi 450 watt pemakaian dari masing-masing rumah.

Ismu berharap, nantinya ekonomi masyarakat pelan namun pasti akan menjadi keluarga yang sejahtera, melalui bantuan pihaknya itu.

Ditambahkannya, selain BKS, pihaknya juga sedang mengembangkan Eduwisata Padang Penggembalaan Ternak Maribaya, yaitu pemeliharaan sapi Jabres dengan sistem gembala di padang seluas 104 hektar, yang merupakan padang penggembalaan ternak satu-satunya di Jateng.

Untuk saat ini, obyek wisata edukasi ternak ini masih sepi terkait dampak dari pandemi covid.

“Ini semua adalah upaya Pemkab Brebes dalam membantu mendongkrak kesejahteraan masyarakat di Maribaya khususnya,” pungkasnya.

Tak lupa dirinya berharap agar Pemkab Brebes segera merealisasikan pembukaan dan pembangunan jalan tembus ke Dukuh Maribaya sepanjang kurang lebih 4-5 kilometer, dari titik 1 kilometer jalan TMMD Reguler di Desa Kalinusu.

Pasalnya, selain menghapus keterisoliran warga Maribaya, juga sebagai pengembangan Eduwisata Ternak Maribaya. (Sugiarto).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here