DPRD Metro Minta Pemkot Segera Merealisasikan THR Bagi Tenaga Honorer

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Metro Amrulloh, (17/04/2022).

Sumaterapost.co | Metro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Metro segera merealisasikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi tenaga honorer, Minggu (17/04).

Hal itu di utarakan Sekretaris Komisi I DPRD Kota Metro Amrulloh, Menurut dia, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2022, memang hanya Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) saja yang mendapat THR.

Baca Juga :  Kelurahan Karangrejo Sambut Meriah Kedatangan Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Kota Metro

“Tenaga honorer atau THL tidak diatur dalam alokasi APBN untuk menerima THR. Namun, Pemkot Metro harus bijak dalam hal ini dengan memberikan THR kepada para tenaga honorer dan THL,” ucap politikus Partai Demokrat.

Menurut Amrulloh, tugas para tenaga honorer dan THL juga perlu mendapatkan apresiasi dari Pemkot Metro. Terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Baca Juga :  Pemkot Metro Lakukan Pembaretan Terhadap 89 Anggota Satopol-PP

“THR ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hari raya, apalagi sekedar tradisi. THR ini perlu sebagai bentuk apresiasi terhadap tugas dan tanggung jawan para tenaga honorer dan THL,” terangnya.

“Jangan sampai terjadi seperti tahun kemarin. Para tenaga honorer dan THL tidak mendapatkan THR. Padahal kondisi tahun kemarin sangat memungkinkan untuk memberi THR kepada mereka,” ungkapnya.

Menurut dia, Pemkot Metro seharusnya bisa belajar dari kesalahan yang lalu.

Baca Juga :  Bahas Seputar Kota Metro, Walikota Wahdi Gelar Talkshow Bersama RRI Lampung

“Saya berharap jangan sampai Kota Metro malah kalah bersaing dengan daerah lainnya, yang bisa memberikan kebijakan, agar tenaga honorer atau PHL bisa mendapatkan THR,” harapnya.

Dia menambahkan, setiap menjelang hari raya Pemerintah Kota Metro selalu sibuk mengawasi perusahaan-perusahaan, agar membayarkan THR karyawannya tepat waktu. Karena itu, jangan sampai karyawan di pemkot justru terabaikan.

(Ayu)