Duga Merasa Dicurangi Saat Pilwana, Ilyas Ismail Tempuh Jalur Hukum

PASAMAN Sumaterapost.co – Ilyas Ismail Calon Walingari no. 5 nagari Languang kecamatan Rao Utara Kabupaten Pasaman menduga ada kecurangan pada pemilihan Walinagari serentak tanggal 9 Agustus 2020.

Ilyas Ismail kepada wartawan mengatakan saat Pemilihan tersebut ditemukan beberapa kecurangan, diantaranya adanya money politik, penggelumbangan suara, merekayasa pemilih dan pemilihan yang mencoblos lebih dari satu kali.

” Akibat  kecurangan ini, sehingga merugikan bagi dirinya dalam perolehan suara” kata Ilyas Ismail, Jum’at sore (12/09/2020)

” Dalam perolehan suara tersebut ia  kalah 14 suara dari calon no 3 dengan  nama Muhammad Ilbar, yang dilantik tanggal 24 Agustus kemaren”, lanjutnya.

Karena merasa  dicurangi sehingga Ilyas Ismail melakukan gugatan kasus ini ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) melalui pengacara Arman Syaukat, SH.

Berdasarkan surat kuasa No.06/SK/09/2020 tanggal 2 September 2020, ia mengajukan beberapa gugatan terhadap Bupati Pasaman, Pengawas Pilwana kecamatan Rao Utara dan Bamus nagari Languang/ Panitia Pilawana Languang.

Adapun yang menjadi Objek gugatannya dalam perkara ini adalah Surat Keputusan Bupati Pasaman Nomor : 188.45/544/BUP-PAS/2020 Tentang Pengangkatan Walinagari Languang kecamatan Rao Utara  kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.

Disebutkannya,  Sebelum melakukan gugatan ke PTUN, saya sudah melaporkan kasus ini ke seluruh instansi terkait termasuk kepada pihak yang berwajib, akan tetapi hingga surat gugatan ini didaftarkan ke PTUN belum ada tanggapan penyelesaian sama sekali.

Saya maju di Pilwana siap bertarung dan siap kalah, tetapi tidak siap untuk di curangi. Makanya permasalan ini saya serahkan kepada hukum, apapun keputusan hukum nantinya, saya akan terima, katanya.

Ewin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here