Festival Imlek 2571 dan Cap Gomeh, The Emperor Band Siap Gebrak Singkawang

0

SumateraPost – The Emperor Band kelompok musik asal Semarang akan menggebrak kota Singkawang, Kalimantan Barat. Grup Band yang selalu tampil all out dan perfect kalau sedang manggung unjuk kebolehan ini akan tampil di Kridasana, Singkawang, Kalimantan Barat 1 – 2 Februari 2020 mendatang dalam rangkaian memarakkan Perayaan Imlek 2571 dan Festival Cap Go Meh Singkawang 2020.

Menurut Manager The Emperos, Felice Julian, event ini merupakan salah satu gelar perayaan Imlek terbesar dan kaliber Internasional di Indonesia yang jadi jujugan para pelancong baik dari dalam dan luar negeri. “Perfomer yang tampil dalam gelaran seni budaya Tionghoa merupakan artis pilihan. Kami dari The Emperor sangat bangga jadi bagian dari penampil di Festival akbar ini. Untuk itu akmi sudah siapkan materi lagu-lagu mandarin yang klasik maupun yang sedang hits,” ujar Felice Juan.

The Emperor memang dalam perfomancenya para punggawanya selalu berpenampilan keren dan berhasil menyihir penonton. Grup Band specialissai mandarin ini tak hanya bisa menembangkan lirik lagu bahasa mandarin dengan fasih, tetapi juga berhasil menginterprestasikan lagu dengan ciamik. Lagu-lagu yang meluncur terasa ada greget dan nuansa lain.

Baca Juga :  Aktivis Kampus Berpihak Kepada Siapa?

Band The Emperor yang mempunyai tagline “The 1st Youngster Mandarin Band from Semarang” ini berjanji akan tampil all out dan tak mengecewakan publik Singkawang. “Kami benar-benar akan tampil ciamik dan membawa perayaan Imlek di Singkawang suasananya serasa di negeri Tirai Bambu,” ujar Julian.

Band yang konsisten mengusung lagu-lagu mandarin ini memang belum ada tandingannya di Indonesia.Band bergenre Mandarin yang digawangi para musisi muda dari Semarang ini terbentuk pada penggal akhir tahun 2015 , ketika Julian (Vokal), Rafel (Keyboard), Tomy (Bass), Vano (Gitar) & Kenny (Drum) punya passion dan keinginan bersama untuk mengusung lagu-lagu mandarin agar lebih memasyarakat. Kelima anak muda Semarang ini hingga kini benar-benar konsinten dengan komitmennya untuk berkarya di jalur lagu-lagu mandarin.

Sang vokalis Julian mengatakan, The Emperor, memang sejak awal didirikan bertekad akan mengusung lagu-lagu mandarin favorit dari masa ke masa. “Kami menggarapnya dengan aransemen yang ‘easy listening’ dengan tujuan mampu menyatukan penikmat lagu-lagu mandarin dari generasi muda hingga generasi tua. Biar tua muda jadi fans The Emperor. Kami akan menembangkan lagu-lagu Imloek dan mandarin yang populer seperti “Wo Men Bu Yi Yang, Yong Bao Ni Li Qu dan lagu-lagu hits lainnya, ” janji Julian..

Baca Juga :  Suersih: Kades Terpilih Desa Luwunggede Kecamatan Larangan Brebes 2020-2026

Keyboardist The Emperor Rafel, menambahkan, grupnya punya misi memasyarakatkan lagu Mandarin yang merupakan bagian dari budaya budaya Tionghoa agar tidak punah.”Kami ingin lagu-lagu diminati dari berbagai kalangan, terutama tentunya generasi muda,” imbuh Rafel.

Hal senada diungkapkan Bassit The Emperor , Tomy, ini merupakan pilihan sebagai salah tanggungjawab moral kami sebagai anak muda Tionghoa. “ Visi kami ingin menjadi pioner dan juga trend setter jagad entertain. Kami ingin terus berkarya serta menggali kreativitas untuk mempopulerkan lagu-lagu mandarin,” papar Tomy.

Untuk itu, Gitaris The Emperor, Vano, menambahkan, The Emperor terus show diberbagai ajang private party : wedding, birthday party, gathering, perayaan imlek, tahun baru dan banyak lagi. “Kami juga sering tampil di event besar seperti; Festival Cheng Ho dan Event Imlek di Sam Poo Kong. Bahkan kami mendapat kehormatan tampil pentas di Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) dua tahun berturut-turut,” jelas Vano.

Terkini, The Emperor diberi kepercayaan tampil dalam ajang Mukernas Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (_PSMTI) di Hotel Setos, Semarang, yang digelar beberapa waktu lalu.Menjelang hari raya Imlek dan Cap Go Meh ini, ujar Drummer The Emperor Kenny, biasanya banyak undangan manggung dari berbagai kota di Indonesia. “Paling tidak sudah ada undangan dari Ambarawa, Semarang da Singkawang. Sekarang ini, kami sedang giat-giatnya berlatih untuk persiapan tahun baru dan Imlek, dan Cap Go Meh,” imbuh Sang penggebuk beduk Inggris Kenny.

Baca Juga :  Diduga Kaya, Ternyata Hanya Gaya

Manager The Emperor, Julian Felice, menambahkan ke depan, kami ingin punya target untuk masuk dapur rekaman membuat album dan go Internasional mengharumkan nama Indonesia. “Mimpi kami, The Emperor, bisa menjadi ikon generasi muda yang dengan bangga melestarikan salah satu dari kekayaan bangsa Indonesia yaitu budaya Tionghoa. Kami Ingin Jadi Ikon Anak Muda Indonesia dan Go Internasional, ” pungkas Julian optimistis. ( Christian Saputro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here