Film “Mamak Lil Rajo Gamolan Jak Sekala Brak” Gondol Juara Ajang FFPJ

0

Yogyakarta – Film Dokumenter bertajuk : “Mamak Lil Rajo Gamolan Jak Sekala Brak” yang disutradarai Novitasari ini berhasil meraih Predikan Karya Terbaik 2 nasional di ajang (Festival Film Pelajar Jogyakarta (FFPJ) 2019 untuk Kategori Dewantara Award. Festival film bergengsi khusus para pelajar digelar 14 sd 15 Desember 2019 lalu di Jogyakarta..

Sutradara film ini Novita Sari yang masih pelajar kelas XI ini, memaparkan kalau film dokumenter ini mengangkat materi yang bersumber di bumi Sekala Brak, Lampung Barat. Dalam film ini Novita berupaya membingkai kesenian setempat yang merupakan salah satu warisan kearifan lokal Lampung Barat Provinsi Lampung.

Sedangkan tokoh pemeran utamanya praktisi yang punya komitmen dan konsisten melestarikan Gamolan Pekhing yaitu,Syapril Yamin yang akrab dipanggil Mamak LiL yang karena piawai membuat dan memainkan gamolan dijuluki Rajo Gamolan.

Mamak LiL merupakan putra Sekala Brak, Lampung Barat , kelahiran Kembahang yang hingga saat ini masih konsisten menekuni dan melestarikan Gamolan Pekhing. “ Dari mulai membuat Gamolan Pekhing, membuat buku notasi hingga disosialisasikan kepada para pelajar dan masyarakat Lampung,” ujar Novita.

Selain itu, film dokumenter ini juga mengangkat konten festival sekala Brak yang digelar Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. “Jadi selain isinya soal gamolan Pekhing juga menampilkan kegiatan seni budaya di Sekala Brak Lampung Barat khususnya di Paksi Pak Sekala Brak.yg di kemas dalam acara Hippun Adat,” imbuhnya.

Tim Produksi dan pemeran utama Mamak Lil sangat mengapresasi Pembaampung Barat dalam hal ini kepada Bupati Lampung Barat yang akrab disapa dipanggil Pak Cik dan Wakil Bupati yang biasa disapa Pun.,Serta para Sai Batin yang ada di Paksi Pak Sekala Brak, dan berbagai pihak yang mendukung tim film ini, antara lain; Dinas Pariwisata Lampung Barat, Kabid Kebudayaan Endang Guntoro Canggu yang telah memberikan suport dan perhatiannya dalam proses pembuatan film dokumeter ini.

Di tempat terpisah Mamak Lil mengaku bangga dengan prestasi yang telah ditorehkan para sineas sineas muda Lampung. “Anak-anak berhasil memvisualkan kekayaan seni budaya dan adat istiadat di Lampung barat yang bisa digunakan untuk memptrmosikan seni, adat budaya yang dimiliki kabupaten Lampung Barat. “Apa yang dilakukan ini merupakan sebuah upaya untuk mengusung Sekala Brak agar lebih dikenal. Gerakan ini secara tidak langsung merupakan ajang untuk mempromosikan Adat Budaya dan Seni yang ada di Sekala Brak agar dapat di lihat dan dinikmati ,” pungkas Mamak Lil. (Christian Saputro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here