Firdaus : Profesi Wartawan di Lindungan Hukum, Bukan Obyek Kekerasan

Sumaterapost.co – Dengan adanya tindak kekerasan aparat terhadap salah satu wartawan saat melaksanakan kerja jurnalistik, meliput Aksi Mahasiswa di depan Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanudin (20/10) oleh oknum aparat hukum. Kekerasan yang dilakukan oknum aparat hukum tersebut dalam melaksanakan tugasnya tidak dibenarkan dan merupakan bentuk kesewenang-wenangan.

Baca Juga :  Komjen Listyo Sigit Silaturahmi ke Mantan Kapolri, Minta Doa Restu

Menurut ketua PWI Provinsi Banten Firdaus mengatakan bahwa dalam pasal 8 UU No. 40/1999 tentang pers, bahwa dalam melaksanakan profesinya wartawan mendapat perlindungan hukum, bukan sebaliknya menjadi obyek kekerasan aparat hukum.

Untuk itu Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten menyatakan sikap dan Mengecam tindakan kekerasan terhadap Wartawan tersebut dan Menuntut penuntasan kekerasan terhadap wartawan tersebut dengan segera, transparan, dan menindak tegas oknum aparat yang melakukan kekerasan tersebut.Ujar Firdaus

Baca Juga :  Babinsa Koramil 04/CK Berikan Himbauan Protokol Kesehatan Dalam Komsos

PWI Provinsi Banten sangat mengapresiasi iktikad baik, Kabid Humas Polda Banten dengan hadir ke redaksi Banten Pos untuk meminta maaf secara langsung dan di harapkan kejadian seperti ini tidak terulang kembali serta sinergitas antara Polisi dengan Media bisa berjalan dengan sangat baik demi membangun kehidupan masyarakat.pungkasnya mengakhiri. (rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here