Foto ayunan Cangkul Yang Pelan Dengan Nafas Tersenggal Tapi Tetap Bersemangat Bantu Satgas TMMD jadi kenangan mbah karpiun

Sumaterapost.co, Lamongan – Mbah karpiun 80 sehari-harinya sebagai petani dan berasal dari desa rebluru adalah salah satu warga yang usianya sangat uzur bagi seseorang untuk bekerja seperti itu, terutama yang bergelut dengan fisik. Usia tidak menjadikan penghalang baginya untuk ikut terjun bersama-sama warga lainnya dalam pembangunan jalan yang dilakukan oleh satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 Kodim 0812/Lamongan.

Mbah Karpiun sapaan akrabnya, yang setiap harinya membawa cangkul untuk membantu team satgas di lokasi-lokasi sasaran fisik TMMD. Pekerjaan yang dilakoninya hari ini adalah membantu satgas dan warga lainnya dalam melangsir batu koral dan pasir. Secara teori, diusianya sekarang ini, harusnya Mbah Karpiun beristirahat. Namun otot-otot kendur dan kurang bertenaga tetap dia kerahkan serta tidak menghalangi niatnya untuk ikut bekerja membantu Satgas. Semangat yang luar biasa yang ditunjukkan kakek tersebut, untuk tetap bekerja bergabung bersama Satgas dan warga lainya yang notabene umur jauh dibawahnya.

Senada dengan warga lansia lainnya, keikut sertaannya bergotong-royong dalam gelaran TMMD di desanya. Semata-mata sebagai wujud rasa syukur atas pembangunan yang sampai diusia tersebut baru dirasakannya. Jalan yang semula tanah dan licin pada saat hujan rencananya akan dibetonisasi. ”Usia saya baru 80 tahun pak dan saya masih sehat membangun desanya bersama Tentara” candanya kepada serma Akhmadi anggota satgas. Apa yang dilakukan kakek 80 tahun tersebut membuat para satgas TMMD dan warga lainnya terkejut. “Jika kakek setua itu saja tampil terdepan, kenapa yang masih muda ogah-ogahan” cetus sertu Deby

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here